Bangkapost – Upaya meningkatkan kualitas pembinaan kepribadian terus dilakukan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru melalui pemanfaatan Pojok Baca bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Sabtu (22/08). Fasilitas tersebut menjadi ruang bagi warga binaan untuk mengisi waktu dengan membaca, belajar, dan memperluas wawasan selama menjalani masa pembinaan.
Pojok Baca menyediakan beragam koleksi bacaan, mulai dari pengetahuan umum, keagamaan, pengembangan diri, keterampilan, hingga buku motivasi. Warga binaan dapat memanfaatkan fasilitas tersebut sebagai sarana memperoleh pengetahuan sekaligus melakukan aktivitas yang positif dan produktif.
Kehadiran Pojok Baca juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pembinaan yang mendorong warga binaan untuk terus belajar. Kebiasaan membaca diharapkan dapat membantu meningkatkan wawasan, membangun pola pikir positif, serta menumbuhkan motivasi untuk melakukan perubahan diri.
Kepala Lapas Kelas IIA Kotabaru, Imam Sapto Riadi, menyampaikan bahwa fasilitas literasi memiliki peran penting dalam mendukung proses pembinaan.
“Kami ingin Pojok Baca ini benar-benar dimanfaatkan oleh warga binaan. Membaca bukan hanya untuk mengisi waktu, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menambah pengetahuan, membuka wawasan, dan membangun pola pikir yang lebih baik. Kami akan terus mendorong kegiatan pembinaan yang memberikan manfaat bagi mereka,” ujar Imam.
Salah seorang warga binaan mengaku terbantu dengan adanya fasilitas tersebut. “Saya bisa mengisi waktu dengan membaca dan mendapatkan banyak pengetahuan baru. Buku-buku yang tersedia juga memberikan motivasi untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan kehidupan setelah kembali ke masyarakat,” ungkapnya.
Melalui optimalisasi Pojok Baca, Lapas Kelas IIA Kotabaru terus menghadirkan pembinaan yang produktif dan berorientasi pada pengembangan diri. Budaya literasi diharapkan dapat menjadi bagian dari proses perubahan warga binaan sekaligus bekal untuk membangun kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pembinaan.
