Perkuat Pembinaan Kepribadian, Rutan Rantau Bersinergi dengan Kemenag Tapin Gelar Ceramah Fiqih -->

Perkuat Pembinaan Kepribadian, Rutan Rantau Bersinergi dengan Kemenag Tapin Gelar Ceramah Fiqih

01 Juli 2026, 19:31

Bangkapost – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Rantau kembali melaksanakan program pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui kegiatan ceramah agama di Masjid Al Hidayah Rutan Rantau, Rabu (01/07). Kegiatan yang menghadirkan penyuluh agama dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapin, Suaidi, ini mengangkat tema fiqih sebagai bekal bagi warga binaan dalam memahami tata cara pelaksanaan ibadah sesuai syariat Islam. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan diikuti antusias oleh warga binaan muslim.

Ceramah fiqih yang disampaikan meliputi pembahasan mengenai tata cara bersuci, pelaksanaan salat, serta berbagai hukum dasar dalam kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan ibadah. Melalui penyampaian materi yang komunikatif dan interaktif, warga binaan diberikan kesempatan untuk berdiskusi serta mengajukan pertanyaan guna memperdalam pemahaman keagamaan. Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi yang terus dibangun antara Rutan Rantau dengan Kementerian Agama Kabupaten Tapin dalam mendukung pembinaan mental dan spiritual warga binaan.

Kepala Rutan Kelas IIB Rantau, Renaldi Hutagalung, menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan merupakan salah satu program prioritas dalam membentuk karakter warga binaan agar menjadi pribadi yang lebih baik. "Kami berkomitmen memberikan pembinaan yang menyentuh aspek spiritual sebagai bekal bagi warga binaan selama menjalani masa pidana. Melalui sinergi dengan Kementerian Agama Kabupaten Tapin, kami berharap kegiatan seperti ini dapat memperkuat keimanan, membangun kesadaran diri, serta menjadi motivasi bagi warga binaan untuk memperbaiki perilaku dan kembali menjadi pribadi yang bermanfaat setelah bebas nanti," ujar Renaldi.

Senada dengan itu, Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan, Darmawan Saputra, menegaskan bahwa pembinaan kepribadian melalui pendekatan keagamaan menjadi salah satu upaya membentuk perubahan sikap dan perilaku warga binaan secara berkelanjutan. "Materi fiqih yang diberikan sangat relevan karena menjadi dasar dalam menjalankan ibadah sehari-hari. Kami berharap ilmu yang diperoleh tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter warga binaan," ungkap Darmawan.

Sementara itu, Suaidi mengajak seluruh warga binaan untuk menjadikan ilmu fiqih sebagai pedoman dalam menjalankan ibadah dan kehidupan sehari-hari. "Belajar fiqih bukan sekadar mengetahui hukum-hukum ibadah, tetapi juga memahami bagaimana menjalankan perintah Allah dengan benar. Semoga kesempatan mengikuti pembinaan ini menjadi jalan untuk meningkatkan keimanan, memperbaiki akhlak, dan menjadi awal perubahan menuju kehidupan yang lebih baik," tuturnya. Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Rantau terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan kepribadian yang berkesinambungan sebagai bagian dari proses pembentukan warga binaan yang religius, berkarakter, dan siap kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat.

TerPopuler