Bangkapost – Dalam upaya meningkatkan kualitas tata kelola administrasi pemerintahan berbasis digital, Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Rantau mengikuti kegiatan Sosialisasi Penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) secara virtual pada Senin (06/07). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai Atas Rutan Rantau dan diikuti oleh Kepala Subsi Pengelolaan, staf Pengelolaan, serta staf Pelayanan Tahanan. Sosialisasi ini menjadi bagian dari penguatan implementasi sistem persuratan dan kearsipan elektronik di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh pemahaman mengenai tata cara penggunaan aplikasi SRIKANDI, mulai dari pengelolaan naskah dinas secara elektronik, proses disposisi digital, hingga mekanisme pengarsipan dokumen yang terintegrasi. Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh peserta mampu mengoperasikan aplikasi secara optimal sehingga proses administrasi menjadi lebih efektif, efisien, akuntabel, serta sesuai dengan perkembangan transformasi digital di lingkungan pemerintahan.
Kegiatan berlangsung dengan interaktif melalui sesi pemaparan materi dan tanya jawab bersama narasumber. Para peserta mengikuti setiap materi dengan antusias sebagai bekal dalam mendukung implementasi administrasi berbasis elektronik di satuan kerja. Penerapan aplikasi SRIKANDI diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan administrasi sekaligus memperkuat tertib arsip dan tata kelola dokumen secara modern di Rutan Kelas IIB Rantau.
Kepala Rutan Kelas IIB Rantau, Renaldi Hutagalung, menyampaikan bahwa pemanfaatan aplikasi SRIKANDI merupakan langkah strategis dalam mendukung transformasi birokrasi yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi. "Digitalisasi administrasi merupakan kebutuhan yang harus direspons dengan kesiapan sumber daya manusia yang kompeten. Melalui sosialisasi ini, kami berharap seluruh jajaran mampu mengimplementasikan aplikasi SRIKANDI secara optimal sehingga pengelolaan naskah dinas dan arsip menjadi lebih cepat, transparan, serta akuntabel dalam mendukung pelayanan yang profesional," ujar Renaldi.
Sementara itu, Kepala Subsi Pengelolaan, Reno Saputra Sarthio, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendorong seluruh pegawai untuk beradaptasi dengan sistem administrasi elektronik. "Sosialisasi ini menjadi bekal penting bagi seluruh operator dan pengelola administrasi agar memahami setiap fitur dalam aplikasi SRIKANDI. Dengan penerapan yang tepat, proses surat-menyurat dan pengarsipan dapat dilakukan secara lebih efektif, terdokumentasi dengan baik, serta mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang modern dan berkualitas," tutup Reno.
