Bangkapost – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tenggarong bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara melaksanakan kegiatan sosialisasi upaya pencegahan Hanta Virus bagi warga binaan, Kamis (12/06). Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit yang ditularkan melalui hewan pengerat, khususnya tikus, di lingkungan pemasyarakatan.
Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di area Lapas dan diikuti oleh warga binaan dengan antusias. Tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara memberikan edukasi mengenai pengertian Hanta Virus, cara penularan, gejala yang perlu diwaspadai, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Warga binaan juga diberikan pemahaman pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
Dalam penyampaiannya, petugas kesehatan menekankan bahwa Hanta Virus dapat menular melalui kontak dengan urin, kotoran, atau air liur tikus yang terinfeksi. Oleh karena itu, upaya pengendalian populasi tikus serta menjaga kebersihan area hunian menjadi langkah penting untuk mencegah risiko penyebaran penyakit tersebut.
Usai pelaksanaan sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke kamar hunian warga binaan. Tim gabungan dari Lapas Kelas IIA Tenggarong dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara melakukan pemeriksaan kondisi kebersihan kamar serta mengidentifikasi potensi faktor risiko yang dapat memicu munculnya hewan pengerat di lingkungan hunian.
Selain meninjau kamar hunian, tim juga melakukan inspeksi ke area dapur Lapas guna memastikan pengelolaan bahan makanan, kebersihan sarana, serta sistem penyimpanan makanan telah berjalan dengan baik. Pemeriksaan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga kualitas sanitasi dan mencegah adanya sumber yang dapat menarik keberadaan tikus maupun hama lainnya.
Melalui kegiatan sosialisasi dan peninjauan lapangan ini, Lapas Kelas IIA Tenggarong berkomitmen untuk terus meningkatkan standar kesehatan lingkungan serta memberikan edukasi kepada warga binaan mengenai pentingnya pencegahan penyakit menular. Diharapkan sinergi yang terjalin dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Kartanegara dapat mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan bebas dari risiko penyebaran penyakit.
