Bangkapost – Tahanan Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Rantau memanfaatkan waktu pembinaan dengan membaca berbagai koleksi buku di perpustakaan Rutan pada Kamis (18/06). Kegiatan ini menjadi salah satu sarana positif yang disediakan Rutan Rantau untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan, serta menumbuhkan budaya literasi di kalangan tahanan selama menjalani masa penahanan.
Beragam buku bacaan tersedia di perpustakaan, mulai dari buku pengetahuan umum, keagamaan, keterampilan, motivasi, hingga buku-buku pengembangan diri. Dengan suasana yang nyaman dan tertib, para tahanan tampak antusias memilih serta membaca buku sesuai minat masing-masing. Kegiatan ini juga mendapat pengawasan dari petugas guna memastikan pelaksanaannya berjalan dengan aman dan lancar.
Kepala Rutan Kelas IIB Rantau, Renaldi Hutagalung, menyampaikan bahwa perpustakaan merupakan salah satu fasilitas pembinaan yang memiliki peran penting dalam membentuk pola pikir dan karakter yang lebih baik bagi para tahanan. “Membaca adalah jendela dunia. Melalui fasilitas perpustakaan yang kami sediakan, kami berharap para tahanan dapat memanfaatkan waktunya untuk menambah ilmu pengetahuan, memperluas wawasan, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik di masa depan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan yang berorientasi pada perubahan perilaku yang positif,” ujar Renaldi.
Petugas yang mengawasi kegiatan, Tuti Ariani, menjelaskan bahwa minat baca para tahanan terus menunjukkan perkembangan yang baik. Menurutnya, keberadaan perpustakaan menjadi sarana yang efektif untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat. “Kami melihat para tahanan cukup antusias memanfaatkan fasilitas perpustakaan. Selain menambah pengetahuan, kegiatan membaca juga membantu mereka lebih tenang, fokus, dan produktif selama menjalani masa penahanan. Kami terus mendorong agar budaya membaca ini dapat tumbuh dan menjadi kebiasaan yang positif,” ungkap Tuti.
Salah seorang tahanan berinisial MN mengaku senang dapat memanfaatkan fasilitas perpustakaan yang tersedia di Rutan Rantau. Ia menilai kegiatan membaca memberikan banyak manfaat dan pengetahuan baru yang dapat menjadi bekal bagi dirinya. “Saya merasa terbantu dengan adanya perpustakaan di Rutan. Banyak buku yang bisa dibaca dan memberikan pelajaran yang bermanfaat. Selain menambah wawasan, membaca juga membuat waktu terasa lebih produktif dan memberi motivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya,” tutur MN. Melalui kegiatan literasi ini, Rutan Kelas IIB Rantau terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pembinaan yang berkualitas, dengan mendorong tumbuhnya budaya membaca sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan diri bagi para tahanan.
