Bangkapost – Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan menyelimuti Masjid Lapas Kelas IIB Amuntai saat warga binaan laki-laki mengikuti kegiatan pembacaan sholawat rutin yang menjadi bagian dari program pembinaan keagamaan, Senin (8/6/2026).
Kegiatan tersebut dipandu oleh pengajar dari Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Utara dan diikuti oleh warga binaan dengan penuh antusias. Lantunan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW menggema di seluruh area masjid, menciptakan suasana yang menenangkan sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual bagi para peserta.
Selain pembacaan sholawat, kegiatan juga diisi dengan penyampaian tausiyah singkat mengenai pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Para warga binaan diajak untuk menjadikan momentum pembinaan ini sebagai sarana memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas keimanan selama menjalani masa pembinaan.
Kepala Lapas Kelas IIB Amuntai, Gusti Iskandarsyah, menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan rutin merupakan salah satu bentuk pembinaan kepribadian yang terus diperkuat di lingkungan Lapas Amuntai.
“Pembacaan sholawat ini tidak hanya menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW, tetapi juga sebagai media pembentukan karakter serta penguatan mental spiritual warga binaan agar menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Gusti Iskandarsyah.
Sementara itu, pengajar dari Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Utara menyampaikan bahwa sholawat memiliki banyak keutamaan dan dapat menjadi sarana menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW.
“Melalui kegiatan ini kami berharap warga binaan semakin mencintai Rasulullah SAW, meneladani akhlaknya, serta menjadikan nilai-nilai Islam sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Program pembinaan keagamaan yang dilaksanakan secara rutin di Lapas Amuntai merupakan wujud komitmen dalam membina warga binaan secara menyeluruh, tidak hanya dari aspek keterampilan dan kemandirian, tetapi juga dari sisi mental dan spiritual. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi bekal berharga bagi warga binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.
