Bangkapost – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus memperkuat pembinaan kepribadian warga binaan dengan menyelenggarakan kebaktian kerohanian bagi warga binaan Nasrani di lingkungan Lapas. Dalam kegiatan tersebut, Lapas menghadirkan Pendeta Ester Waty untuk menyampaikan firman Tuhan serta mendorong penguatan mental, spiritual, dan karakter warga binaan yang mengikuti ibadah dengan penuh khusyuk dan antusiasme, Jumat (26/06/2026).
Pelaksanaan kebaktian kerohanian merupakan salah satu bentuk pembinaan kepribadian yang dilaksanakan Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan untuk memperkuat aspek mental, spiritual, dan moral warga binaan selama menjalani masa pembinaan. Melalui kegiatan keagamaan, Lapas berupaya membangun kesadaran diri, meningkatkan keimanan, serta menumbuhkan semangat perubahan positif bagi warga binaan sebagai bekal untuk kembali menjalani kehidupan bermasyarakat.
Petugas yang mendampingi dan mengawasi pelaksanaan kegiatan, Erpan Wijaya Kusuma, menyampaikan bahwa pembinaan kerohanian memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan memperkuat mental warga binaan. Menurutnya, kegiatan keagamaan menjadi salah satu sarana untuk menanamkan nilai-nilai positif serta membangun kesiapan warga binaan dalam menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan masa pidana.
"Pembinaan kerohanian merupakan bagian penting dalam proses pembinaan warga binaan. Melalui kegiatan ini, kami berupaya membangun kesadaran diri, memperkuat mental dan spiritual, serta menanamkan nilai-nilai kehidupan yang positif. Kami berharap kegiatan pembinaan seperti ini dapat menjadi bekal bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat dengan lebih baik," ujar Erpan.
Dalam khotbahnya, Pendeta Ester Waty menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga harapan, membangun kesadaran untuk berubah, serta meyakini bahwa setiap individu memiliki kesempatan untuk memperbaiki kehidupannya. Ia menegaskan bahwa masa lalu tidak menjadi penghalang bagi seseorang untuk menata masa depan yang lebih baik.
"Kesalahan yang pernah terjadi bukanlah akhir dari segalanya. Tuhan selalu memberikan kesempatan kepada setiap orang yang memiliki keinginan untuk berubah dan memperbaiki kehidupannya. Tetaplah memiliki harapan dan terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik," ujar Pendeta Ester Waty.
Suasana kebaktian berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kekhidmatan di bawah pendampingan dan pengawasan petugas. Seluruh warga binaan yang mengikuti kegiatan tampak antusias dan khusyuk dalam setiap rangkaian ibadah sebagai bentuk pemenuhan kebutuhan spiritual sekaligus sarana refleksi diri selama menjalani masa pembinaan.
Salah seorang warga binaan berinisial AT mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan mengikuti kegiatan pembinaan kerohanian yang diselenggarakan oleh Lapas. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan ketenangan batin, penguatan mental, serta motivasi untuk terus memperbaiki diri.
"Melalui kegiatan kebaktian ini, saya merasa lebih tenang dan memiliki semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Saya belajar untuk lebih bersyukur, lebih sabar, dan mempersiapkan diri agar nantinya dapat kembali ke masyarakat dengan perubahan yang positif," ungkap AT.
Melalui pelaksanaan pembinaan kerohanian yang berkelanjutan, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang humanis, inklusif, dan berorientasi pada penguatan mental serta spiritual warga binaan. Diharapkan, kegiatan ini mampu membentuk warga binaan yang memiliki karakter positif, rasa tanggung jawab, serta kesiapan untuk kembali berkontribusi secara baik di tengah masyarakat.
