Bangkapost – Lapas Kelas IIB Amuntai menutup rangkaian pelatihan kemandirian bagi warga binaan yang telah berlangsung sejak 17 hingga 20 Juni 2026. Kegiatan yang bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskuperindag) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) ini memberikan pembekalan keterampilan pengolahan makanan, desain produk, dan kemasan produk sebagai bekal bagi warga binaan setelah kembali ke tengah masyarakat.
Pelatihan yang dilaksanakan secara bertahap selama empat hari tersebut bertujuan meningkatkan keterampilan dan wawasan warga binaan di bidang kewirausahaan. Selain mendapatkan materi teori, peserta juga mengikuti praktik langsung sehingga mampu memahami proses pembuatan produk yang memiliki nilai jual serta teknik pengemasan yang menarik dan kompetitif di pasaran.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pembinaan kemandirian yang terus dikembangkan oleh Lapas Amuntai guna mempersiapkan warga binaan menjadi pribadi yang produktif, mandiri, dan siap beradaptasi saat menjalani kehidupan setelah bebas nanti. Dengan keterampilan yang dimiliki, diharapkan warga binaan dapat menciptakan peluang usaha sendiri maupun memanfaatkan kemampuan tersebut untuk memperoleh pekerjaan yang layak.
Kepala Lapas Kelas IIB Amuntai, Gusti Iskandarsyah, mengapresiasi dukungan dan sinergi yang diberikan oleh Diskuperindag HSU dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
"Kami berharap keterampilan yang diperoleh selama pelatihan ini dapat menjadi bekal berharga bagi warga binaan untuk hidup mandiri, produktif, dan memiliki peluang usaha setelah kembali ke masyarakat," ujarnya.
Salah seorang warga binaan yang mengikuti pelatihan mengaku senang dan bersyukur atas kesempatan yang diberikan. Menurutnya, pelatihan tersebut memberikan pengalaman baru sekaligus menambah kepercayaan diri untuk memulai usaha di masa depan.
"Kami sangat berterima kasih atas ilmu yang diberikan. Pelatihan ini membuka wawasan kami tentang bagaimana mengolah produk, membuat desain, hingga mengemasnya dengan baik. Semoga ilmu ini dapat kami manfaatkan setelah bebas nanti," ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Amuntai menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program pembinaan yang bermanfaat dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mewujudkan warga binaan yang terampil, mandiri, dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat.
