Bangkapost – Warga binaan Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Rantau melaksanakan kegiatan olahraga tenis meja pada Jumat (19/06) sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan dan kebugaran jasmani selama menjalani masa pembinaan. Kegiatan yang berlangsung di area dalam Rutan tersebut diikuti dengan penuh semangat oleh warga binaan dalam suasana yang tertib dan kondusif.
Olahraga tenis meja menjadi salah satu kegiatan rutin yang diberikan kepada warga binaan untuk menjaga kondisi fisik sekaligus menjadi sarana rekreasi yang positif. Selain meningkatkan kebugaran tubuh, olahraga ini juga melatih konsentrasi, koordinasi gerak, serta menumbuhkan sikap sportivitas dan kebersamaan antar sesama warga binaan.
Kepala Rutan Kelas IIB Rantau, Renaldi Hutagalung, menyampaikan bahwa kegiatan olahraga merupakan bagian penting dari program pembinaan yang dilaksanakan di Rutan Rantau. “Kami terus mendorong warga binaan untuk aktif mengikuti kegiatan positif, termasuk olahraga. Melalui tenis meja, warga binaan tidak hanya menjaga kesehatan fisik, tetapi juga belajar menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan kebersamaan. Kegiatan seperti ini menjadi salah satu bentuk pembinaan yang mendukung terciptanya lingkungan Rutan yang sehat dan produktif,” ujar Renaldi.
Karupam yang sedang bertugas, Abdul Muin, menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan olahraga berlangsung dengan aman dan tetap dalam pengawasan petugas. Menurutnya, antusiasme warga binaan dalam mengikuti olahraga menunjukkan adanya kesadaran untuk menjaga kesehatan selama berada di dalam Rutan. “Kami memastikan kegiatan berjalan tertib sesuai ketentuan yang berlaku. Warga binaan terlihat sangat bersemangat mengikuti permainan tenis meja, dan kegiatan ini menjadi sarana yang baik untuk menjaga kebugaran sekaligus menciptakan suasana yang positif di lingkungan hunian,” ungkap Abdul Muin.
Melalui kegiatan olahraga tenis meja ini, Rutan Kelas IIB Rantau terus berupaya memberikan pembinaan yang seimbang antara kesehatan fisik, mental, dan sosial bagi warga binaan. Diharapkan, kegiatan positif yang dilaksanakan secara rutin dapat meningkatkan kualitas hidup warga binaan serta mendukung proses pembinaan yang lebih optimal selama menjalani masa pidana.
