Bangkapost - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Martapura terus berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang optimal. Bertempat di Aula Kunjungan LPP Martapura, dilaksanakan kegiatan Posyandu yang menyasar ibu hamil, bayi, balita, serta lanjut usia (lansia), Selasa (26/5).
Kegiatan ini ditujukan tidak hanya bagi Warga Binaan dan petugas, tetapi juga terbuka bagi masyarakat sekitar. Dalam pelaksanaannya, LPP Martapura melibatkan 5 orang kader posyandu internal yang bekerja sama langsung dengan tenaga medis dari Puskesmas Martapura 1.
Kepala Lapas Perempuan Martapura, Evi Loliancy, menyampaikan bahwa pemenuhan hak kesehatan adalah salah satu prioritas utama dalam proses pembinaan.
"Kegiatan Posyandu ini merupakan wujud nyata kepedulian LPP Martapura untuk meningkatkan derajat kesehatan warga binaan, khususnya kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, serta balita yang ada di dalam Lapas. Melalui sinergi dengan Puskesmas Martapura 1, kita ingin memastikan deteksi dini masalah kesehatan dapat dilakukan secara cepat dan tepat," ujar Evi Loliancy.
Rangkaian kegiatan Posyandu berjalan tertib melalui beberapa tahapan sistematis, mulai dari pendaftaran, penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan bayi/balita, pemeriksaan kesehatan ibu hamil dan lansia, pemberian imunisasi serta vitamin, hingga penyuluhan kesehatan khusus lansia. Seluruh hasil pemeriksaan dicatat secara digital dan manual untuk tindak lanjut penanganan jika ditemukan indikasi masalah kesehatan.
Perwakilan Puskesmas Martapura 1, Siti Aminah, memberikan apresiasi atas konsistensi LPP Martapura dalam menjaga kontinuitas layanan kesehatan ini.
"Kami sangat mengapresiasi langkah aktif LPP Martapura. Layanan posyandu dengan melibatkan kader dari dalam Lapas ini sangat efektif. Kami dari Puskesmas Martapura 1 siap terus mengawal, memberikan imunisasi, vitamin, serta intervensi medis yang diperlukan agar kesehatan ibu, anak, dan lansia di sini tetap terjaga," ungkap Siti Aminah.
Suasana penuh syukur juga dirasakan oleh para warga binaan yang mendapatkan fasilitas ini untuk buah hati mereka. Salah satunya adalah M, warga binaan yang anaknya turut mendapatkan pemeriksaan tumbuh kembang.
"Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Ibu Kalapas dan petugas kesehatan. Meskipun berada di dalam Lapas, anak saya tetap bisa mendapatkan coretan tumbuh kembang yang terpantau, imunisasi yang lengkap, dan vitamin. Sebagai seorang ibu, ini sangat menenangkan hati saya," tutur M.
Melalui kegiatan berkala ini, Lapas Perempuan Martapura membuktikan bahwa dinding pembatas tidak menjadi penghalang untuk menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif, berkualitas, dan menyentuh seluruh lapisan yang membutuhkan.
- LPP Martapura
