Kembangkan UMKM, Lapas Kotabaru Produksi Keripik Pisang Bernilai Ekonomi -->

Kembangkan UMKM, Lapas Kotabaru Produksi Keripik Pisang Bernilai Ekonomi

04 April 2026, 11:02

Bangkapost — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru terus mendorong program pembinaan kemandirian melalui kegiatan produksi keripik pisang yang dilaksanakan pada Rabu (01/03). Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya dalam penguatan sektor UMKM bagi Warga Binaan.

Dalam kegiatan tersebut, Warga Binaan terlibat langsung mulai dari proses pengolahan bahan baku, penggorengan, hingga pengemasan produk keripik pisang yang memiliki nilai jual. Program ini tidak hanya membekali keterampilan, tetapi juga memberikan premi kepada Warga Binaan sebagai bentuk penghargaan atas hasil kerja mereka. Premi tersebut diharapkan dapat membantu kebutuhan keluarga di rumah serta berkontribusi terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Kepala Lapas Kotabaru, Doni Handriansyah dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam menciptakan Warga Binaan yang mandiri dan produktif.
“Melalui program pembinaan kemandirian seperti produksi keripik pisang ini, kami berupaya menyiapkan Warga Binaan agar memiliki keterampilan usaha yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat. Ini juga sejalan dengan penguatan UMKM dalam 15 Program Aksi Kemenimipas Tahun 2026,” ujarnya.

Salah satu Warga Binaan berinisial A turut mengungkapkan rasa syukur dan antusiasmenya dalam mengikuti kegiatan tersebut.
“Saya senang bisa ikut dalam produksi keripik pisang ini. Selain menambah keterampilan, kami juga mendapatkan premi yang bisa membantu keluarga di rumah,” ungkapnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Warga Binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga memperoleh bekal keterampilan yang bermanfaat serta memiliki peluang untuk mandiri secara ekonomi setelah bebas nanti.

TerPopuler