Bangkapost - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Martapura terus menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan warga binaan melalui kegiatan produktif di sektor pertanian. Bertempat di Area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Dalam Brandgang, sejumlah warga binaan berhasil melakukan panen sayur kangkung segar. Area lahan tidur kini telah disulap menjadi lahan hijau yang produktif, membuktikan bahwa keterbatasan ruang bukan menjadi penghalang untuk menghasilkan karya nyata.
Dari hasil kegiatan tersebut, tercatat sebanyak 8,28 kg kangkung berkualitas baik berhasil dikumpulkan untuk kemudian didistribusikan. Proses budidaya ini dilakukan sepenuhnya oleh warga binaan, mulai dari tahap pengolahan tanah, penyemaian, hingga perawatan rutin di bawah pengawasan ketat petugas. Selain bertujuan untuk memberikan keterampilan praktis, program pertanian ini juga menjadi bagian dari upaya Lapas dalam mendukung ketahanan pangan serta memberikan kegiatan positif bagi para warga binaan.
Kasi Kegiatan Kerja (Giatja) Lapas Perempuan Martapura, Rose Mery K.D, menyatakan bahwa keberhasilan panen ini merupakan hasil dari dedikasi dan kerja keras warga binaan dalam mengikuti program pembinaan kemandirian. "Panen kangkung sebanyak 8,28 kg ini adalah buah dari ketekunan warga binaan dalam memanfaatkan lahan yang ada di Area SAE Dalam Brandgang. Kami terus berupaya membekali mereka dengan keahlian bercocok tanam yang baik agar mereka memiliki modal keterampilan saat kembali ke masyarakat kelak," jelas Rose Mery K.D.
Seksi Giatja Lapas Perempuan Martapura berharap dapat terus meningkatkan volume produksi dan variasi jenis tanaman. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa proses pembinaan di Lapas Perempuan Martapura berjalan dengan efektif, transformatif, dan memberikan dampak ekonomi maupun sosial yang positif.
- LPP Martapura
