Bangkapost — Dalam rangka meningkatkan kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Lapas Kelas IIB Amuntai mengoptimalkan keterampilan las yang telah dimiliki WBP melalui kegiatan pembuatan teralis besi. Kegiatan ini menjadi bentuk penerapan langsung skill kerja yang produktif dan bernilai guna.
Pembuatan teralis dilakukan oleh WBP yang telah memiliki kemampuan di bidang pengelasan. Proses pengerjaan meliputi pengukuran bahan, pemotongan besi, perakitan rangka, hingga tahap finishing agar menghasilkan produk yang kokoh dan rapi. Seluruh kegiatan dilaksanakan di bawah pengawasan petugas dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan kerja.
Kepala Lapas Kelas IIB Amuntai, Gusti Iskandarsyah, menyampaikan bahwa kegiatan kerja ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang berorientasi pada produktivitas dan pembekalan keterampilan nyata.
“Kami mendorong WBP untuk mengembangkan skill yang dimiliki agar dapat menghasilkan karya yang bermanfaat. Keterampilan las ini memiliki nilai ekonomi dan dapat menjadi modal ketika mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan pembuatan teralis ini, diharapkan WBP tidak hanya mengisi waktu dengan aktivitas positif, tetapi juga semakin percaya diri serta memiliki bekal keterampilan yang dapat menunjang kehidupan yang lebih baik setelah menjalani masa pidana.
