Karupbasan Kupang Resmi Tutup Kegiatan Diklat Bahasa Isyarat Bersama PKBI NTT -->

Karupbasan Kupang Resmi Tutup Kegiatan Diklat Bahasa Isyarat Bersama PKBI NTT

21 Mei 2024, 02:14
Bangkapost - Kepala Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Karupbasan) Kupang, Sahid Andriyanto Arief, secara resmi menutup kegiatan Pendidikan dan Latihan (Diklat) Bahasa Isyarat yang diselenggarakan bersama Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (20/05). Acara penutupan ini dihadiri oleh seluruh peserta pelatihan.

Dalam sambutannya, Karupbasan Kupang, Sahid Andriyanto Arief, mengapresiasi kolaborasi antara Rupbasan Kupang dan PKBI Daerah NTT dalam pelaksanaan pelatihan ini. "Kegiatan ini merupakan langkah penting dalam upaya kita untuk menciptakan Pelayanan Publik Berbasis Hak Asasi Manusia atau P2HAM, dengan lingkungan yang lebih inklusif dan ramah bagi penyandang disabilitas pendengaran dan berbicara atau sering kita sapa mereka dengan teman tuli. Kami sangat berterima kasih kepada PKBI NTT atas dukungan dan kerja sama yang luar biasa ini," ujar Andriyanto.

Pelatihan yang berlangsung selama 5 hari ini diikuti oleh seluruh Petugas Rupbasan Kupang dari berbagai bidang. Petugas Layanan menjadi sasaran utama dari pelatihan ini. 

Selama pelatihan berlangsung, para peserta dibekali dengan keterampilan dasar bahasa isyarat dan pemahaman tentang budaya tuli, yang diharapkan dapat diterapkan dalam interaksi sehari-hari saat melaksanaan tugas pelayan terhadap teman-teman tuli yang berkunjung ke Rupbasan Kupang.

Direktur Eksekutif PKBI Daerah NTT, Moudy F. Taopan, yang saat itu diwakili oleh Stafnya, Andraviani F. U. Laiya, juga memberikan apresiasi tinggi kepada para peserta yang telah menunjukkan dedikasi dan semangat tinggi selama pelatihan.

"Kami sangat bangga dengan antusiasme para peserta. Dengan keterampilan yang mereka peroleh, kami berharap mereka dapat memberikan Pelayanan Publik Berbasis HAM secara baik, dan dapat menjadi agen perubahan dalam menciptakan masyarakat yang lebih inklusif," kata Andraviani.

Penutupan kegiatan Diklat ini ditandai dengan penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta serta penampilan demonstrasi kemampuan bahasa isyarat oleh beberapa peserta terpilih, yang disambut dengan tepuk tangan meriah dari semua yang hadir.

Harapan bersama dari kegiatan ini adalah agar program serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang, guna meningkatkan kesadaran dan keterampilan bahasa isyarat di kalangan masyarakat, serta menciptakan lingkungan kantor yang lebih ramah bagi penyandang disabilitas pendengaran dan berbicara. Hal ini sejalan dengan harapan dan cita-cita Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham NTT, Marciana D. Jone. 

- Rupbasan Kupang

TerPopuler