Bangkapost - Tujuh petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya XX dari Presiden Republik Indonesia sebagai penghargaan atas dedikasi, pengabdian, dan kesetiaan mereka dalam menjalankan tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), Senin (17/08/2026).
Penghargaan tersebut diserahkan pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di Lapas Kelas IIB Banjarbaru. Piagam dan lencana Satyalancana Karya Satya XX diserahkan secara langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Selatan kepada tujuh petugas Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan.
Penyerahan penghargaan tersebut menjadi bagian dari momentum peringatan kemerdekaan sekaligus bentuk penghargaan atas pengabdian para petugas yang telah menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan loyalitas. Penghargaan Satyalancana Karya Satya XX diberikan kepada aparatur yang telah menunjukkan pengabdian dalam kurun waktu 20 tahun.
Kakanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan, Erwedi Supriyatno, menyampaikan bahwa penghargaan Satyalancana Karya Satya merupakan bentuk apresiasi negara terhadap aparatur yang telah menunjukkan kesetiaan dan pengabdian dalam menjalankan tugas. Penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi untuk mempertahankan integritas dan meningkatkan kualitas kinerja.
“Penghargaan Satyalancana Karya Satya merupakan bentuk penghargaan atas pengabdian dan loyalitas yang telah diberikan dalam menjalankan tugas. Penghargaan ini hendaknya menjadi motivasi untuk terus menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, dan memberikan pengabdian terbaik bagi organisasi serta masyarakat,” ujar Erwedi.
Bagi jajaran Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, penerimaan Satyalancana Karya Satya XX menjadi capaian yang membanggakan sekaligus pengingat bahwa pengabdian yang dilakukan secara konsisten memiliki nilai dan manfaat bagi pelaksanaan tugas pemasyarakatan.
Salah satu petugas penerima penghargaan Satyalancana Karya Satya XX, Mahargia Rumanika, mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang diterimanya. Baginya, penghargaan tersebut bukan sekadar tanda atas perjalanan masa kerja, tetapi juga menjadi dorongan untuk terus menjaga amanah dalam melaksanakan tugas.
“Saya bersyukur dan merasa bangga menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya XX. Penghargaan ini menjadi pengingat bagi saya bahwa setiap tugas dan tanggung jawab yang dijalankan dengan sungguh-sungguh merupakan bagian dari pengabdian. Ke depan, saya ingin terus menjaga amanah, meningkatkan kedisiplinan, dan memberikan kontribusi terbaik bagi Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan,” tutur Mahargia.
Penerimaan penghargaan Satyalancana Karya Satya XX tersebut juga menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat pengabdian di lingkungan Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan. Penghargaan yang diterima tujuh petugas diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi jajaran lainnya untuk terus bekerja secara profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab.
Lebih dari sekadar penghargaan atas masa pengabdian, penghargaan Satyalancana Karya Satya XX menjadi pengingat bahwa setiap pelaksanaan tugas memiliki kontribusi terhadap penyelenggaraan pemasyarakatan. Dedikasi petugas dalam memberikan pelayanan, menjaga keamanan dan ketertiban, serta mendukung pembinaan warga binaan menjadi bagian penting dalam menghadirkan pemasyarakatan yang semakin baik.
Melalui momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus mendorong jajaran untuk memaknai pengabdian sebagai bentuk kontribusi nyata bagi negara. Semangat tersebut diharapkan terus terjaga sehingga penghargaan yang diterima tidak berhenti sebagai pencapaian personal, tetapi turut memberikan manfaat bagi organisasi, warga binaan, dan masyarakat.
