Tak Hanya Mengisi Waktu, Warga Binaan Lapas Narkotika Karang Intan Produktif Membuat Papan Catur -->

Tak Hanya Mengisi Waktu, Warga Binaan Lapas Narkotika Karang Intan Produktif Membuat Papan Catur

21 Agustus 2026, 01:39

Bangkapost – Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan mengasah keterampilan dan kreativitas melalui pembuatan papan catur di Workshop Kegiatan Kerja (Giatja), Selasa (18/08/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan kemandirian bidang kegiatan kerja yang mendorong warga binaan untuk menghasilkan karya sekaligus mengembangkan keterampilan produktif.

Proses pembuatan dilakukan secara bertahap, mulai dari menyiapkan bahan, melakukan pengukuran, pemotongan, perakitan, hingga membentuk papan catur. Setiap tahapan membutuhkan ketelitian dan kesabaran agar menghasilkan karya yang rapi serta memiliki nilai guna.

Selama proses berlangsung, warga binaan mendapatkan pendampingan dan pengawasan dari Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja) dan Kepala Subseksi Sarana Kerja (Kasubsi Sarana Kerja). Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan pengerjaan berlangsung tertib, aman, dan sesuai dengan tahapan yang telah ditentukan.

Kepala Subseksi Sarana Kerja Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Erwin Fazrin, mengatakan pembuatan papan catur menjadi salah satu bentuk pembinaan yang mendorong warga binaan untuk tidak hanya menghasilkan produk, tetapi juga membangun kebiasaan bekerja secara teliti dan bertanggung jawab.

“Kami ingin setiap kegiatan kerja memberikan pengalaman yang bermanfaat bagi warga binaan. Dalam pembuatan papan catur ini, mereka belajar mengukur, memotong, merakit, sekaligus melatih ketelitian dan kesabaran. Harapannya, keterampilan yang diperoleh selama menjalani pembinaan dapat terus dikembangkan dan menjadi bekal ketika kembali ke tengah masyarakat,” ujar Erwin.

Menurutnya, hasil karya warga binaan juga akan terus diarahkan agar memiliki kualitas dan variasi yang semakin baik. Dengan demikian, kegiatan kerja tidak berhenti pada proses keterampilan, tetapi dapat berkembang menjadi kegiatan produktif yang mempunyai nilai guna maupun nilai ekonomi.

Semangat tersebut turut dirasakan oleh salah satu warga binaan berinisial SR yang terlibat dalam proses pembuatan papan catur. Ia mengaku kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru sekaligus kesempatan untuk mengasah keterampilan yang dimilikinya.

“Saya senang bisa ikut dalam pembuatan papan catur karena banyak hal baru yang bisa dipelajari. Mulai dari mengukur, memotong, sampai merakit semuanya membutuhkan ketelitian. Semoga hasil karya ini semakin bagus dan keterampilan yang saya dapat bisa berguna setelah selesai menjalani pembinaan,” ungkap SR.

Bagi Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, setiap karya yang dihasilkan warga binaan merupakan bagian dari proses pembinaan untuk membentuk pribadi yang lebih produktif, mandiri, kreatif, dan siap kembali menjalani kehidupan di masyarakat.

Melalui pembinaan kemandirian yang dilakukan secara berkelanjutan, warga binaan tidak hanya diarahkan untuk mengisi waktu dengan kegiatan positif, tetapi juga diberikan ruang untuk menemukan, mengembangkan, dan mengasah potensi yang mereka miliki.

Dari bahan sederhana hingga menjadi papan catur, terdapat proses belajar tentang ketelitian, kesabaran, tanggung jawab, dan kerja keras. Nilai-nilai inilah yang terus ditanamkan Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan sebagai bekal penting bagi warga binaan dalam mempersiapkan diri menuju kehidupan yang lebih produktif setelah menyelesaikan masa pembinaan.

TerPopuler