Lapas Amuntai Tanam 32 Pohon Kelapa Hibrida Dukung Program Ketahanan Pangan -->

Lapas Amuntai Tanam 32 Pohon Kelapa Hibrida Dukung Program Ketahanan Pangan

13 Agustus 2026, 15:57

Bangkapost – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Amuntai terus berkomitmen mendukung program ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan milik Lapas yang berada di wilayah Banjang. Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui penanaman 32 pohon kelapa hibrida sebagai bagian dari pengembangan lahan produktif di sektor pertanian dan perkebunan, Kamis (13/8).

Kegiatan penanaman dilaksanakan dengan memanfaatkan lahan yang tersedia secara optimal dan berkelanjutan. Sebanyak 32 bibit kelapa hibrida ditanam pada area lahan milik Lapas di Banjang. Pemilihan tanaman kelapa hibrida dilakukan karena memiliki potensi untuk dikembangkan dalam jangka panjang serta dapat memberikan manfaat ekonomi dan produktif apabila dikelola dengan baik.

Penanaman ini merupakan bagian dari langkah Lapas Kelas IIB Amuntai dalam mengoptimalkan aset dan lahan yang dimiliki agar dapat memberikan nilai tambah. Selain mendukung program ketahanan pangan, kegiatan tersebut juga menjadi upaya untuk mengembangkan potensi perkebunan yang hasilnya dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Kalapas Kelas IIB Amuntai, Gusti Iskandarsyah, menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan milik Lapas merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi yang tersedia.

“Lahan yang kita miliki harus dimanfaatkan secara produktif. Penanaman 32 pohon kelapa hibrida ini merupakan salah satu upaya kita dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus mengembangkan potensi pertanian yang dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang,” ujarnya.

Dengan penanaman 32 pohon kelapa hibrida tersebut, Lapas Kelas IIB Amuntai berharap lahan di Banjang dapat terus dikembangkan menjadi area produktif. Ke depan, pemanfaatan lahan akan terus dioptimalkan melalui pengembangan berbagai komoditas lainnya sehingga dapat mendukung keberlanjutan program ketahanan pangan serta memberikan manfaat bagi Lapas dan pelaksanaan pembinaan kemandirian.

TerPopuler