Panen 15 Kilogram Kangkung, Warga Binaan Lapas Kotabaru Petik Hasil Pembinaan -->

Panen 15 Kilogram Kangkung, Warga Binaan Lapas Kotabaru Petik Hasil Pembinaan

16 Juli 2026, 17:20

Bangkapost – Hamparan kangkung yang tumbuh subur di area pertanian Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru kembali memasuki masa panen. Sebanyak 15 kilogram kangkung berhasil dipanen oleh Warga Binaan sebagai hasil dari pembinaan kemandirian yang dijalankan secara berkesinambungan, Rabu (15/07).

Panen tersebut merupakan hasil dari proses budidaya yang dilakukan sejak pengolahan lahan, penyemaian, penanaman, perawatan, hingga masa panen. Seluruh tahapan dikerjakan oleh Warga Binaan dengan pendampingan petugas, sehingga mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang teknik budidaya tanaman, tetapi juga belajar membangun disiplin, kerja sama, dan tanggung jawab.

Selain dimanfaatkan untuk mendukung ketahanan pangan di lingkungan Lapas, hasil panen juga memberikan nilai ekonomis melalui kontribusi terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Warga Binaan yang terlibat dalam kegiatan produksi turut menerima premi sebagai bentuk penghargaan atas hasil kerja mereka.

Kepala Lapas Kelas IIA Kotabaru, Doni Handriansyah, mengatakan bahwa program pertanian menjadi salah satu media pembinaan yang memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan.

“Setiap panen bukan hanya menghasilkan produk pertanian, tetapi juga menunjukkan perkembangan keterampilan dan sikap kerja warga binaan. Kami berharap pengalaman yang mereka peroleh selama mengikuti pembinaan ini dapat menjadi bekal untuk hidup lebih mandiri setelah kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.

Salah seorang Warga Binaan berinisial J mengaku senang dapat terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, merawat tanaman mengajarkan arti kesabaran dan ketekunan hingga akhirnya menikmati hasil dari usaha yang dilakukan.

“Awalnya saya tidak memiliki pengalaman bertani. Di sini saya belajar dari awal sampai panen. Rasanya bangga melihat hasil kerja sendiri dan semoga keterampilan ini bisa saya manfaatkan setelah bebas nanti,” ungkapnya.

Bagi Lapas Kotabaru, setiap hasil panen bukan hanya soal jumlah yang diperoleh, tetapi juga tentang proses pembelajaran yang dijalani Warga Binaan. Melalui kegiatan pertanian, mereka dibekali keterampilan yang bermanfaat sekaligus didorong untuk membangun kepercayaan diri dan semangat memulai kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pidana.

TerPopuler