Bangkapost.com - Saat ini, reksadana menjadi salah satu pilihan populer bagi Anda yang ingin mulai berinvestasi dengan cara yang relatif mudah. Melalui platform seperti Makmur.id, Anda bisa mengakses berbagai produk reksadana saham dengan beragam kategori dan tingkat risiko. Namun, investasi lewat aplikasi seperti ini tetap perlu dirancang sesuai tujuan finansial yang jelas agar hasilnya optimal dan sesuai harapan.
Untuk membantu Anda menyusun tujuan investasi dengan lebih terarah, penting untuk mengajukan beberapa pertanyaan mendasar terlebih dahulu. Dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, Anda dapat memanfaatkan fitur simulasi reksadana saham di Makmur.id secara maksimal dan memilih alokasi produk yang sesuai dengan profil serta kebutuhan investasi Anda.
Lantas, apa saja pertanyaan yang bisa Anda tanyakan ketika menyusun tujuan finansial lewat aplikasi reksadana? Berikut ulasannya.
1. Kapan Dana Ini Akan Anda Pakai?
Menentukan kapan dana yang diinvestasikan akan digunakan menjadi langkah awal yang sangat penting. Jika Anda membutuhkan dana dalam waktu dekat, misalnya kurang dari satu tahun, maka kategori reksadana pasar uang lebih cocok. Reksadana pasar uang memiliki tenor pendek dan bisa dicairkan dalam waktu 1 sampai 2 hari kerja.
Sebaliknya, jika dana baru akan digunakan dalam jangka menengah hingga panjang, seperti beberapa tahun ke depan, Anda dapat mempertimbangkan reksadana pendapatan tetap, campuran, atau bahkan saham.
2. Berapa Nominal yang Sanggup Anda Ulang Setiap Bulan?
Salah satu kunci keberhasilan investasi adalah konsistensi. Dengan nominal yang realistis dan dapat dilakukan terus-menerus selama setahun atau lebih, potensi akumulasi hasil investasi bisa lebih maksimal. Oleh karena itu, Anda perlu menanyakan berapa besar nominal yang bisa Anda ulang setiap bulan tanpa mengganggu kebutuhan pokok.
Di Makmur.id, simulasi investasi memungkinkan Anda mengatur nilai investasi awal dan nilai investasi rutin bulanan sesuai kemampuan. Minimal pembelian di aplikasi ini cukup terjangkau, yakni mulai dari Rp5.000 hingga Rp100 juta. Di kelompok produk syariah, misalnya, ada 17 produk yang bisa dibeli mulai Rp10.000.
3. Seberapa Dalam Penurunan yang Sanggup Anda Tahan?
Berinvestasi berarti juga menerima risiko, termasuk risiko penurunan nilai investasi sementara yang disebut drawdown. Sebelum menentukan produk, tanyakan pada diri sendiri seberapa besar penurunan kerugian yang sanggup ditanggung agar tidak panik saat volatilitas terjadi.
Untuk melihat risiko aktual, Anda dapat memeriksa tab Drawdown pada produk di aplikasi, yang menunjukkan penurunan terdalam. Misalnya, dalam data tanggal 28 Juli 2026, reksadana saham syariah pernah mengalami penurunan maksimum sekitar 19,5%, sementara pasar uang dan pendapatan tetap relatif lebih stabil.
4. Berapa Biaya Tahunan yang Melekat pada Pilihan Anda?
Biaya pengelolaan reksadana merupakan hal yang pasti dikeluarkan, berbeda dengan imbal hasil yang bersifat kemungkinan. Sebagai gambaran, produk saham memiliki biaya pengelolaan antara 3,21% hingga 6,11%. Selain itu, bank kustodian juga mengenakan biaya sekitar 0,1% sampai 0,25% per tahun dari dana yang dititipkan. Biaya-biaya ini akan secara otomatis mengurangi hasil investasi tanpa memperhitungkan untung rugi, sehingga penting untuk memilih produk dengan biaya yang sepadan dengan potensi keuntungan jangka panjang.
5. Bagaimana Anda Tahu Tujuan Ini Masih di Jalur?
Setelah menetapkan tujuan dan memilih produk, Anda juga perlu memastikan rencana investasi Anda berjalan sesuai harapan dengan melakukan pemantauan secara berkala. Jika terjadi perubahan penghasilan atau profil risiko, Anda harus menjalankan ulang simulasi dan melakukan penyesuaian investasi. Hal ini membantu membuat tujuan tetap realistis dan sesuai dengan fase kehidupan Anda.
Kelima pertanyaan di atas saling berkesinambungan dalam membantu Anda menyusun rencana finansial lewat investasi reksadana yang lebih terarah. Menentukan kapan dana digunakan mengarahkan pemilihan kategori produk, menentukan nominal bulanan menjaga konsistensi, mengetahui batas toleransi risiko membantu memilih produk yang cocok, memperhitungkan biaya tahunan menghindari beban berlebih, dan melakukan pemantauan menjaga tujuan agar tetap di jalur. Dengan cara ini, investasi Anda melalui Makmur.id tidak sekadar menjadi keinginan, melainkan rencana yang dapat dipantau kemajuannya secara nyata.
Mulai Investasi Reksadana Bersama Makmur.id
Untuk Anda yang ingin mulai berinvestasi, Makmur.id menyediakan berbagai fitur seperti simulasi nilai investasi awal, investasi rutin bulanan, toleransi risiko, dan durasi investasi. Makmur.id berizin sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana dari Otoritas Jasa Keuangan. Platform ini menawarkan lebih dari 100 produk reksadana terkurasi dari 15 manajer investasi di delapan kategori, mulai dari minimal pembelian Rp5.000, dan dana investasi disimpan aman di bank kustodian independen. Mulailah menyusun tujuan finansial Anda dengan jelas dan berinvestasi melalui Makmur.id agar dana Anda berkembang sesuai rencana.
