Bangkapost – Suasana khidmat dan penuh ketenangan tampak di lingkungan pembinaan warga binaan perempuan Lapas Kelas IIB Amuntai pada Minggu (14/6/2026). Warga binaan perempuan mengikuti kegiatan Sholat Dhuha berjamaah yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Al-Qur’an sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian berbasis keagamaan.
Kegiatan yang dilaksanakan secara rutin tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan warga binaan, sekaligus menjadi sarana pembentukan karakter yang lebih baik selama menjalani masa pidana. Dengan penuh khusyuk, para warga binaan melaksanakan Sholat Dhuha berjamaah, kemudian melanjutkan kegiatan tilawah Al-Qur’an secara bersama-sama.
Kalapas Amuntai, Gusti Iskandarsyah, menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan merupakan salah satu aspek penting dalam proses pemasyarakatan.
“Melalui kegiatan keagamaan seperti Sholat Dhuha dan membaca Al-Qur’an, kami berharap warga binaan dapat semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperbaiki diri, serta memiliki bekal moral dan spiritual yang kuat ketika kembali ke tengah masyarakat nantinya,” ujar Gusti.
Salah seorang warga binaan mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut karena memberikan ketenangan batin dan motivasi untuk terus memperbaiki diri.
Kegiatan pembinaan keagamaan akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai wujud komitmen Lapas Amuntai dalam membina warga binaan agar menjadi pribadi yang lebih baik, berakhlak, dan siap kembali berkontribusi positif di lingkungan masyarakat.
