Bangkapost – Suasana asri dan produktif tampak di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Amuntai, di mana kegiatan perawatan rutin tanaman dan pemberian pakan ikan terus dilakukan secara konsisten oleh warga binaan bersama petugas pembinaan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian yang tidak hanya berfokus pada keterampilan kerja, tetapi juga membangun kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap lingkungan. Di area SAE, berbagai jenis tanaman hortikultura seperti sayuran hijau dan tanaman obat tumbuh subur berkat perawatan yang teratur, mulai dari penyiraman, pemupukan, hingga pengendalian hama.
Selain itu, kolam budidaya ikan yang berada di kawasan SAE juga menjadi perhatian utama. Warga binaan secara bergiliran melakukan pemberian pakan ikan serta memantau kondisi air dan pertumbuhan ikan yang dibudidayakan. Aktivitas ini tidak hanya melatih keterampilan budidaya perikanan, tetapi juga memberikan pemahaman praktis tentang manajemen usaha sederhana di sektor pangan.
Petugas Lapas Amuntai menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu menjadi bekal positif bagi warga binaan setelah bebas nanti. Dengan keterampilan yang diperoleh, mereka diharapkan dapat lebih mandiri dan produktif di tengah masyarakat.
Kegiatan rutin ini juga sejalan dengan upaya mendukung ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan yang ada secara optimal. SAE Lapas Amuntai pun menjadi contoh bagaimana lingkungan pemasyarakatan dapat bertransformasi menjadi ruang edukasi yang bermanfaat dan bernilai ekonomis.
Dengan semangat kebersamaan dan kerja berkelanjutan, SAE Lapas Amuntai terus menunjukkan bahwa pembinaan yang baik mampu menumbuhkan harapan baru, bahkan di balik tembok pemasyarakatan.
