Bangkapost — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Kotabaru melalui Program Studi Bahasa melaksanakan pelatihan penulisan cerpen bagi Warga Binaan pada Kamis (16/04). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan kepribadian dan pengembangan keterampilan yang bermanfaat.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi tentang teknik penulisan cerpen, mulai dari pengenalan ide, alur cerita, hingga pengembangan karakter. Selain itu, diberikan pula materi keterampilan hidup dan wirausaha sederhana guna membekali Warga Binaan dengan kemampuan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan berlangsung dengan antusias, di mana Warga Binaan aktif mengikuti setiap sesi dan mencoba menuangkan ide serta pengalaman mereka ke dalam bentuk tulisan. Pelatihan ini menjadi ruang ekspresi sekaligus sarana untuk meningkatkan kepercayaan diri.
Kepala Lapas Kotabaru, Doni Handriansyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan nilai tambah dalam proses pembinaan. “Pelatihan ini tidak hanya mengasah kemampuan menulis, tetapi juga membangun pola pikir kreatif serta membekali Warga Binaan dengan keterampilan hidup yang bermanfaat,” ujarnya.
Perwakilan STKIP Kotabaru, Wulandari S., M.Hum., menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan membuka ruang kreativitas. “Kami ingin membantu Warga Binaan mengekspresikan ide dan pengalaman mereka melalui tulisan, sekaligus memberikan bekal keterampilan yang bisa dikembangkan menjadi peluang ke depan,” tuturnya.
Salah satu Warga Binaan berinisial MA mengaku mendapatkan pengalaman berharga dari kegiatan ini. “Saya jadi lebih percaya diri untuk menulis dan menuangkan cerita. Ini pengalaman baru yang sangat bermanfaat bagi saya,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kotabaru terus berupaya menghadirkan pembinaan yang beragam, tidak hanya dalam bidang keterampilan teknis, tetapi juga pengembangan kreativitas dan kemampuan berpikir sebagai bekal masa depan Warga Binaan.
