Bangkapost - Menjaga integritas di tengah dinamika mobilitas warga binaan merupakan tantangan krusial dalam mewujudkan keamanan yang paripurna. Upaya ini sejalan dengan poin ke-6 Program Kerja Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Tahun 2026, yakni memberantas peredaran narkoba pada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rutan di Indonesia.
Setelah sebelumnya pada Februari lalu petugas Lapas Kerobokan telah berhasil menggagalkan penyelundupan pil ekstasi ke dalam Lapas Kelas IIA Kerobokan. Tembok kokoh Lapas Kerobokan kembali teruji saat pemeriksaan badan rutin setelah tahanan melaksanakan sidang, pada Selasa (21/4), sekira pukul 17.51 WITA. Petugas Lapas Staf KPLP mendapati kecurigaan pada warga binaan berinisial MA yang baru kembali dari persidangan di Pengadilan Negeri Denpasar. Setelah diperiksa mendalam, ditemukan diduga narkotika jenis sabu yang disembunyikan di pangkal paha. Menindaklanjuti temuan tersebut, Kepala KPLP dan Kasi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib (Minkamtib) segera mengamankan barang bukti serta melakukan pemeriksaan awal. Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Kerobokan, Hudi Ismono, menegaskan bahwa tindakan cepat telah diambil dengan melaporkan kejadian tersebut secara berjenjang kepada pimpinan, yaitu Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bali serta secara langsung berkoordinasi intensif dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali.
Kalapas Kelas IIA Kerobokan, Hudi Ismono, menegaskan tidak ada ruang bagi narkotika. "Tidak ada ruang sekecil apa pun bagi narkotika dan setiap upaya yang merusak tatanan akan kami patahkan dengan tindakan tegas dan terukur." tegasnya. Secara terpisah, Kakanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Bali, Decky Nurmansyah, memberikan apresiasi atas kewaspadaan petugas di lapangan, “Penggagalan ini bukan sekadar keberhasilan teknis, melainkan bukti konsistensi kami dalam menjaga marwah Pemasyarakatan yang bersih dan berwibawa” pungkas Kakanwil. Sinergitas dengan BNNP Bali pun langsung dilakukan guna penyelidikan lebih lanjut, memastikan cahaya integritas tetap benderang di balik jeruji besi.
