Bangkapost – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Rantau terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan melalui kegiatan produktif. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Pelaksanaan Pembinaan Kemandirian (UMKM) pembuatan keripik singkong “RuRa” yang dilaksanakan pada Selasa (24/03) bertempat di Rutan Kelas IIB Rantau. Kegiatan ini menjadi sarana pembekalan keterampilan bagi warga binaan agar memiliki kemampuan usaha mandiri setelah bebas nantinya.
Kegiatan ini melibatkan warga binaan yang tergabung sebagai pekerja dalam program pembinaan kemandirian. Proses pembuatan keripik singkong dilakukan secara bertahap mulai dari pengupasan, pengirisan, pencucian, hingga penggorengan dan pengemasan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme dari para peserta.
Pelaksanaan pembinaan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), khususnya dalam peningkatan kualitas pembinaan kemandirian di lingkungan pemasyarakatan. Program ini diharapkan mampu menciptakan warga binaan yang produktif, mandiri, dan siap berkontribusi positif di tengah masyarakat setelah menjalani masa pidana.
Kepala Rutan Kelas IIB Rantau, Renaldi Hutagalung, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata pembinaan yang berorientasi pada peningkatan keterampilan. “Melalui kegiatan UMKM seperti pembuatan keripik singkong ini, kami ingin membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat dan bernilai ekonomi sehingga dapat menjadi bekal saat mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Plh. Kasubsi Pelayanan Tahanan, Aidi Muslim, menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan mental dan kedisiplinan. “Kami tidak hanya fokus pada keterampilan teknis, tetapi juga menanamkan nilai kerja sama, tanggung jawab, dan etos kerja kepada warga binaan. Harapannya, mereka dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan mandiri ke depannya,” ungkapnya.
