Bangkapost – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Rantau mengikuti kegiatan Sosialisasi Pelaksanaan SPAK-SPKP Tahun 2026 yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting pada Rabu (11/03). Kegiatan tersebut diikuti dari Aula Lantai Atas Rutan Rantau oleh Kepala Rutan Rantau bersama jajaran sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan integritas serta kualitas pelayanan publik di lingkungan pemasyarakatan.
Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait pelaksanaan Survei Persepsi Anti Korupsi (SPAK) dan Survei Persepsi Kualitas Pelayanan Publik (SPKP) Tahun 2026. Dalam kegiatan tersebut disampaikan berbagai informasi mengenai mekanisme pelaksanaan survei, indikator penilaian, serta pentingnya peran aktif setiap satuan kerja dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Sosialisasi ini diikuti langsung oleh Kepala Rutan Rantau, Plh. Kasubsi Pelayanan Tahanan, serta para staf yang mengikuti jalannya kegiatan secara virtual dengan penuh perhatian. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh jajaran dapat memahami secara menyeluruh proses pelaksanaan survei sehingga dapat mendukung upaya peningkatan kualitas pelayanan publik yang lebih transparan dan akuntabel.
Kepala Rutan Kelas IIB Rantau, Renaldi Hutagalung, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan langkah penting dalam memperkuat komitmen jajaran Rutan Rantau dalam mewujudkan pelayanan yang berintegritas. “Melalui sosialisasi pelaksanaan SPAK dan SPKP Tahun 2026 ini, kami berharap seluruh jajaran dapat semakin memahami pentingnya menjaga integritas serta terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Renaldi.
Sementara itu, Plh. Kasubsi Pelayanan Tahanan, Aidi Muslim, juga menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini menjadi pedoman bagi jajaran dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “SPAK dan SPKP menjadi salah satu instrumen penting dalam mengukur persepsi masyarakat terhadap pelayanan yang kita berikan. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” ungkapnya. Selama kegiatan berlangsung, petugas juga melakukan dokumentasi sebagai data dukung laporan kegiatan.
