Bangkapost — Memasuki hari kedua pelatihan pembuatan roti, Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru kembali mengikuti kegiatan pembinaan kemandirian dengan mempraktikkan pembuatan roti kopi pada Selasa, (3/3). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan keterampilan yang diharapkan dapat menjadi bekal usaha bagi Warga Binaan setelah kembali ke masyarakat.
Pada pelatihan hari kedua ini, para peserta mempelajari tahapan pembuatan roti kopi secara lebih mendalam, mulai dari proses pengolahan adonan, pembentukan roti, hingga teknik pemanggangan agar menghasilkan roti dengan tekstur lembut dan aroma kopi yang khas. Para Warga Binaan terlihat antusias mengikuti setiap arahan instruktur selama proses pelatihan berlangsung.
Kepala Lapas Kelas IIA Kotabaru, Doni Handriansyah, menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan bentuk komitmen Lapas dalam memberikan pembinaan yang produktif dan bermanfaat bagi Warga Binaan.
“Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan Warga Binaan sehingga nantinya mereka memiliki bekal yang bermanfaat untuk memulai usaha secara mandiri setelah selesai menjalani masa pidana,” ujarnya.
Salah seorang Warga Binaan peserta pelatihan, A, mengaku sangat senang dapat mengikuti kegiatan tersebut karena memberikan pengalaman baru dalam bidang pembuatan roti.
“Melalui pelatihan ini saya belajar banyak hal baru, terutama cara membuat roti kopi yang sebelumnya belum pernah saya coba. Semoga keterampilan ini bisa menjadi bekal bagi saya ke depan,” ungkapnya.
