Bangkapost — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru terus mengoptimalkan pembinaan kemandirian melalui pelatihan pembuatan kue kering salju bagi Warga Binaan, Kamis (5/3). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan keterampilan di bidang pengolahan makanan, khususnya produk kue kering yang memiliki peluang usaha cukup besar di masyarakat.
Dalam pelaksanaan pelatihan, peserta mendapatkan bimbingan mengenai tahapan dasar pembuatan kue kering salju, mulai dari pengenalan bahan baku hingga teknik pencampuran adonan. Proses tersebut dilakukan secara bertahap agar peserta memahami komposisi bahan serta teknik pengolahan yang tepat untuk menghasilkan adonan yang lembut dan mudah dibentuk.
Peserta kemudian mempraktikkan secara langsung proses pembentukan adonan hingga tahap pemanggangan. Seluruh tahapan dilakukan dengan pendampingan agar hasil kue memiliki tekstur yang renyah serta matang merata. Setelah proses pemanggangan selesai, kue dilanjutkan dengan tahap pelapisan gula halus yang menjadi ciri khas dari kue kering salju.
Kepala Lapas (Kalapas) Kotabaru, Doni Handriansyah, menyampaikan bahwa pelatihan tersebut merupakan bagian dari komitmen dalam membina kemandirian Warga Binaan melalui kegiatan yang produktif. “Kami berharap keterampilan pembuatan kue kering salju ini dapat menjadi bekal yang bermanfaat bagi Warga Binaan, sehingga nantinya mereka memiliki kemampuan usaha yang dapat dikembangkan setelah kembali ke masyarakat,” tegasnya.
Staf Giatja Lapas Kotabaru, Icho Marselawati, menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman teknis secara bertahap kepada peserta. “Melalui pelatihan ini, Warga Binaan tidak hanya belajar proses pembuatan kue kering salju, tetapi juga memahami pentingnya ketelitian dalam pengolahan bahan agar menghasilkan produk yang memiliki rasa dan kualitas yang baik,” jelasnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Lapas Kotabaru PRIMA (Profesional, Responsif, Integritas, Modern, Akuntabel) dalam memperkuat pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan serta mendukung 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026 melalui program pelatihan keterampilan yang produktif dan berkelanjutan.
