Dukung Asta Cita Presiden, Lapas Kotabaru Tindaklanjuti Pembangunan Dapur Program MBG melalui Studi Tiru Ke SPPG Terdekat -->

Dukung Asta Cita Presiden, Lapas Kotabaru Tindaklanjuti Pembangunan Dapur Program MBG melalui Studi Tiru Ke SPPG Terdekat

04 Februari 2026, 17:01


Bangkapost — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru melaksanakan studi tiru ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Alifa Cahaya Bersinar sebagai tindaklanjut dari keterlibatan Lapas dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Rabu (4/2). Tindak lanjut tersebut diwujudkan melalui perencanaan pembangunan dapur MBG di lingkungan Lapas Kotabaru.

Studi tiru dilaksanakan langsung oleh Plh. Kalapas Kotabaru Agus Rahmad Ramdhoni bersama pejabat struktural dan staf dengan tujuan memperoleh gambaran menyeluruh terkait tata kelola dapur MBG, standar operasional pelayanan, alur kerja, serta pemenuhan sarana dan prasarana sesuai ketentuan program nasional.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran Lapas Kotabaru melakukan observasi langsung terhadap sistem pengelolaan dapur, penerapan standar kebersihan, serta mekanisme operasional yang diterapkan oleh SPPG Yayasan Alifa Cahaya Bersinar. Hal ini menjadi bahan evaluasi dan referensi penting dalam penyusunan rencana pembangunan dapur MBG di Lapas Kotabaru.

Kepala Lapas (Kalapas) Kotabaru Doni Handriansyah menegaskan bahwa keterlibatan Lapas Kotabaru dalam Program MBG merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan strategis pemerintah pusat.
“Kami siap mendukung pelaksanaan Program MBG sebagai bagian dari peran pemasyarakatan dalam menyukseskan program nasional yang dicanangkan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,” tegasnya.

Perwakilan SPPG Yayasan Alifa Cahaya Bersinar, Rahmani Hafizi, menyampaikan bahwa kesiapan sistem dan kepatuhan terhadap standar menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program MBG.
“Studi tiru ini penting agar setiap satuan kerja yang terlibat memahami standar operasional dapur MBG, mulai dari alur kerja, pengelolaan sarana, hingga pengawasan pelaksanaannya agar program berjalan sesuai ketentuan,” jelasnya, 

Program MBG merupakan bagian dari dukungan terhadap Asta Cita Presiden, khususnya dalam penguatan pembangunan sumber daya manusia. Keterlibatan Lapas sebagai Unit Pelaksana Teknis diharapkan mampu memperkuat sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan program nasional secara terintegrasi.

Kegiatan ini sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, terutama dalam penguatan kolaborasi lintas sektor serta dukungan terhadap program prioritas nasional. Lapas Kotabaru berkomitmen menjalankan peran tersebut secara profesional, terencana, dan berkelanjutan.

TerPopuler