Bangkapost — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru melaksanakan kegiatan asesmen dan seleksi Tim Kelompok Kerja (Pokja) Pembangunan Zona Integritas menuju Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Kamis (5/2). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan sumber daya manusia yang akan mengawal pelaksanaan program pembangunan Zona Integritas secara berkelanjutan.
Asesmen dan seleksi dilaksanakan secara objektif dan terukur dengan menitikberatkan pada integritas, komitmen, serta pemahaman peserta terhadap enam area perubahan Zona Integritas. Proses ini bertujuan untuk menjaring personel terbaik yang memiliki kapabilitas dan dedikasi tinggi dalam mendukung terwujudnya birokrasi yang bersih, transparan, dan berorientasi pelayanan.
Kepala Lapas Kelas IIA Kotabaru, Doni Handriansyah, menegaskan bahwa pembentukan Tim Pokja ZI bukan sekadar formalitas, melainkan langkah strategis untuk menjaga konsistensi dan kualitas pembangunan Zona Integritas.
“Tim Pokja ZI harus diisi oleh pegawai yang tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam integritas dan kinerja. Melalui asesmen dan seleksi ini, kita ingin memastikan bahwa setiap personel yang terlibat benar-benar siap bekerja, berkomitmen, dan bertanggung jawab dalam mengawal pembangunan Zona Integritas menuju WBBM,” tegas Doni.
Lebih lanjut, Kalapas Kotabaru menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan Zona Integritas sangat ditentukan oleh soliditas tim serta kesamaan visi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia berharap Tim Pokja yang terbentuk nantinya mampu bekerja secara kolaboratif, inovatif, dan konsisten dalam menjalankan setiap rencana aksi yang telah ditetapkan.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kotabaru menunjukkan komitmen nyata dalam melanjutkan pembangunan Zona Integritas tahun 2026 sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima.
