Bangkapost — Halaman Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru tampak berbeda pada pelaksanaan senam pagi yang diikuti bersama oleh pegawai dan Warga Binaan pada Sabtu, (31/1). Bukan hanya soal gerak dan keringat, kegiatan ini menjadi ruang kebersamaan yang menghadirkan suasana setara, di mana semua bergerak dalam satu ritme yang sama.
Senam pagi dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan jasmani dan kesehatan, namun memiliki makna lebih dari itu. Dalam satu barisan, pegawai dan Warga Binaan berbaur tanpa sekat formal, membangun interaksi yang alami melalui aktivitas sederhana namun berdampak positif bagi suasana lapas.
Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan disiplin, kebiasaan hidup sehat, serta menjaga kondisi fisik dan mental. Gerakan senam yang diikuti bersama menciptakan energi positif, sekaligus memperkuat iklim pembinaan yang humanis dan komunikatif di lingkungan pemasyarakatan.
Salah satu Warga Binaan, A menyampaikan bahwa senam pagi memberikan suasana berbeda dalam rutinitas harian. Selain menyehatkan, kegiatan tersebut membuat mereka merasa lebih rileks dan dihargai. “Kami bisa berolahraga bersama, suasananya lebih cair dan semangat menjalani aktivitas selanjutnya,” ujarnya.
Kalapas Kelas IIA Kotabaru, Doni Handriansyah, menuturkan bahwa kegiatan senam pagi tidak hanya ditujukan untuk menjaga kebugaran, tetapi juga sebagai bagian dari pendekatan pembinaan yang menyeluruh. “Kebersamaan dalam kegiatan seperti ini membangun suasana yang positif, memperkuat hubungan antara pegawai dan Warga Binaan, serta mendukung proses pembinaan yang lebih efektif,” jelasnya.
Melalui kegiatan senam pagi yang rutin dilaksanakan, Lapas Kotabaru terus berupaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, kondusif, dan berorientasi pada pembinaan, di mana setiap aktivitas memiliki nilai dan tujuan dalam mendukung perubahan perilaku Warga Binaan.
