Bangkapost - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB sukses melaksanakan panen kangkung dengan total hasil mencapai 25 kilogram. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan melalui pemanfaatan lahan produktif di lingkungan lapas.
Panen kangkung tersebut melibatkan warga binaan yang secara aktif mengikuti seluruh proses, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, hingga perawatan tanaman, dengan pendampingan petugas Lapas.
Program ini bertujuan untuk memberikan keterampilan kerja di bidang pertanian sekaligus menanamkan nilai kedisiplinan dan tanggung jawab.
Kepala Lapas Kelas IIB, Gusti Iskandarsyah, menyampaikan bahwa kegiatan panen ini merupakan hasil nyata dari pembinaan yang berkelanjutan. Menurutnya, program pertanian tidak hanya mendukung pemenuhan kebutuhan internal lapas, tetapi juga menjadi sarana pembekalan keterampilan bagi warga binaan agar lebih siap kembali ke tengah masyarakat.
Sementara itu, Kasubsi Giatja, Dwi Suprapto, menjelaskan bahwa hasil panen kangkung tersebut akan dimanfaatkan secara optimal untuk kebutuhan dapur lapas. Ia menambahkan bahwa kegiatan pembinaan kemandirian akan terus dikembangkan dengan berbagai program produktif lainnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB menegaskan komitmennya dalam menjalankan pembinaan yang positif dan berkelanjutan, sejalan dengan upaya mendukung ketahanan pangan serta menciptakan warga binaan yang mandiri dan produktif.
