Bangkapost — Upaya memperkuat ketahanan pangan di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Martapura kembali dilakukan melalui kegiatan penanaman kangkung dalam polibag yang dilaksanakan pada Jumat, 12 Desember 2025. Kegiatan ini mengoptimalkan area brandgang sebagai ruang hijau produktif yang dapat dimanfaatkan oleh warga binaan.
Kasubsi Bimbingan Kerja dan Pengelolaan Hasil Kerja (Bimker dan Lohasilker), Ida Nursanti, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari pembinaan kemandirian sekaligus strategi pemanfaatan lahan terbatas. “Area brandgang itu sering kosong, jadi lebih baik kami ubah menjadi ruang tanam yang bisa mendukung ketahanan pangan. Perawatannya mudah, masa panennya cepat, dan bisa menjadi keterampilan tambahan bagi warga binaan,” ujarnya.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan aktif dari warga binaan, salah satunya N, yang berinisiatif membantu merencanakan pola tanam dan perawatan harian. “Kangkung itu gampang tumbuh. Kalau dirawat bareng-bareng, hasilnya cepat kelihatan. Senang rasanya bisa ikut terlibat, apalagi ini bermanfaat buat semua,” kata N.
Melalui program ini, Lapas Perempuan Martapura berharap kegiatan bercocok tanam dapat terus berlanjut sebagai wadah pembinaan, penguatan mental positif, dan peningkatan kemampuan warga binaan, sekaligus kontribusi nyata dalam menjaga ketahanan pangan internal.
- LPP Martapura
