Bangkapost – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Selatan, Mulyadi, meresmikan Smart Kantin Display, sebuah inovasi berbasis transparansi yang dirancang untuk mencegah potensi penyalahgunaan dan peredaran narkoba di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan). Peresmian berlangsung di Lapas Perempuan Kelas IIA Martapura, disaksikan Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan se-Kalimantan Selatan, Rabu (12/11).
“Smart Kantin Display hadir sebagai solusi preventif. Sistem digital dan keterbukaan informasi, kita tidak hanya meningkatkan akuntabilitas pengelolaan kantin, tetapi juga menekan potensi penyalahgunaan wewenang serta peredaran barang terlarang di dalam Lapas dan Rutan. Bentuk nyata komitmen jajaran Pemasyarakatan Kalimantan Selatan mendukung Pemasyarakatan bersih dari narkoba,” tegas Mulyadi.
Smart Kantin Display merupakan sistem terpadu yang menampilkan daftar kebutuhan, harga, serta distribusi barang di kantin Lapas/Rutan secara real-time dan terbuka. Inovasi Smart Kantin Display ini digagas Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Azhar, wujud implementasi proyek perubahan selaku peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Tahun 2025 pada Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Kinerja Lembaga Administrasi Negara Aceh Besar.
Dengan Smart Kantin Display, seluruh proses pemenuhan kebutuhan warga binaan dapat diawasi secara transparan, mengurangi barang dari luar yang berpotensi disalahgunakan, serta menutup celah masuknya barang terlarang, khususnya narkoba.
Mulyadi menambahkan bahwa penerapan sistem ini sejalan dengan kebijakan transformasi digital Pemasyarakatan yang menekankan transparansi, efisiensi, dan pengawasan berbasis data.
“Kita ingin memastikan bahwa seluruh kegiatan di Lapas dan Rutan, termasuk pengelolaan kantin, berjalan secara bersih, tertib, dan berintegritas. Teknologi menjadi jembatan penting untuk mewujudkannya,” lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Perempuan Martapura, Evi Loliancy, menjelaskan bahwa sistem Smart Kantin Display juga memberikan kemudahan bagi petugas dan warga binaan dalam melakukan transaksi.
“Melalui sistem ini, setiap pembelian atau distribusi barang di kantin akan tercatat secara otomatis, sehingga pengunjung tidak perlu membawa barang yang keberadaanya sudah ada di tempat kami. Barang-barang tersebut bisa dilihat pada kantin ini,” jelasnya.
Peresmian Smart Kantin Display ditandai pemotongan pita oleh Kepala Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan, disaksikan seluruh undangan yang hadir. Kegiatan dilanjut dengan melihal barang-barang yang ada di etalase kantin tersebut.
Diluncurkannya Smart Kantin Display, Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan semakin meneguhkan langkah menghadirkan lingkungan pemasyarakatan yang transparan, bersih, dan bebas dari narkoba, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan transformasi di bawah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

