Berpusat di Kanwil Kemenkumham NTT, Jajaran Rupbasan Kupang Ikuti Upacara Harkitnas Ke-116 -->

Berpusat di Kanwil Kemenkumham NTT, Jajaran Rupbasan Kupang Ikuti Upacara Harkitnas Ke-116

21 Mei 2024, 02:09
Bangkapost - Jajaran Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Kelas I Kupang mengikuti Upacara Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-116, bertempat di Lapangan Upacara Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (20/05).

Dalam kesempatan ini, Kepala Rupbasan (Karupbasan) Kupang, Sahid Andriyanto Arief, menyampaikan bahwa Upacara Harkitnas ke-116 ini menjadi momen agar para Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat mengingat kembali momentum kebangkitan semangat nasionalisme, persatuan, dan kesatuan bangsa Indonesia.

"Momen ini merupakan momen yang penting bagi kita semua, khususnya para ASN untuk mengingat kembali momentum kebangkitan semangat nasionalisme, persatuan, dan kesatuan bangsa Indonesia. Jadi, melalui momen ini, diharapkan agar seluruh jajaran Rupbasan Kupang untuk selalu memberikan semangat nasionalisme yang tinggi untuk melaksanakan tugas dan fungsi sebagai Petugas Pemasyarakatan," ujar Andriyanto.

Sebelumnya, upacara yang berpusat di Lapangan Upacara Kanwil Kemenkumham NTT ini dipimpin oleh Inspektur Upacara, Kepala Divisi Administrasi (Kadivmin), Rakhmat Renaldy, yang saat itu mewakili Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham NTT, Marciana D. Jone. Kegiatan ini turut dihadiri oleh para pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrasi, dan Pejabat Pengawas Kanwil Kemenkumham NTT serta seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan dan Imigrasi se-Kota Kupang.

Dalam amanatnya, Kadivmin, Rakhmat Renaldy, membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi A. Setiadi. Rakhmat mengatakan, tema “Kebangkitan Kedua Menuju Indonesia Emas” merupakan bentuk fase kebangkitan kedua,  melanjutkan  semangat kebangkitan  pertama yang telah dipancangkan para pendiri bangsa. Berbeda dengan perjuangan yang telah dirintis lebih dari seabad yang lalu,  kini  kita menghadapi  berbagai tantangan dan peluang baru.  Kemajuan teknologi menjadi penanda zaman baru.

“Dalam dua dekade  terakhir, Teknologi  digital berkembang pesat,  misalnya,  telah  melesat jauh melampaui bayangan banyak orang. Setidaknya, tak terbayangkan dalam tiga dekade yang lalu, bahwa hari  ini  akan seperti  ini. Teknologi  digital telah  menebas  banyak keterbatasan  manusia,” ujar Rakhmat.

Rakhmat menegaskan, di hadapan kita  telah terbentang  potensi  kekuatan yang  siap  merambah dunia. Bonus  demografi  menunjukkan  bagaimana  60%  penduduk  Indonesia  dalam  dua  dekade  ini menjadi  tenaga usia  produktif yang  siap  mengembangkan inovasi-inovasi  baru,  bagi kemajuan teknologi dan  pertumbuhan  ekonomi.

"Kebangkitan  kedua merupakan  momen terpenting  bagi  kita hari  ini.  Kita harus menatap masa depan dengan penuh optimisme, kepercayaan diri, dan keyakinan. Kemajuan telah terpampang di depan mata.

Diakhir penyampaiannya, Rakhmat menambahkan momen ini  mesti  kita tangkap agar kita langgeng  menuju  mimpi  sebagai  bangsa. Tidak mungkin lagi bagi kita untuk berjalan lamban, karena kita berkejaran dengan waktu. Di titik inilah,  seluruh potensi  sumber daya alam kita,  bonus demografi kita,  potensi transformasi  digital kita, menjadi modal dasar menuju "Indonesia Emas 2045". 

- Rupbasan Kupang

TerPopuler