Safari Dakwah Habib Ahmad Al Habsyi di Lapas Amuntai, Gaungkan Taubat dan Kebaikan dari Balik Jeruji
Bangkapost – Suasana penuh kekhusyukan dan kehangatan menyelimuti Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Amuntai saat menerima kunjungan Safari Dakwah Habib Ahmad Al Habsyi, Jumat (25/9/2026). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Komunitas Riau Indonesia Mengaji tersebut menjadi momentum penguatan pembinaan kepribadian dan spiritual bagi Warga Binaan.
Kegiatan turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Hulu Sungai Utara, H. Fadillah, S.M., serta Pengasuh Pondok Pesantren At-Taubah Lapas Amuntai, Dr. H. Ahmad Nawawi Abdurrauf, S.Ag., M.M.Pd., jajaran petugas, dan Warga Binaan Lapas Amuntai.
Dalam tausiyahnya, Habib Ahmad Al Habsyi menyampaikan pesan tentang pentingnya taubat dan tidak berputus asa dari rahmat Allah SWT. Ia mengajak Warga Binaan menjadikan setiap proses kehidupan sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri, meninggalkan kesalahan masa lalu, serta memulai kehidupan yang lebih baik.
Habib Ahmad juga menekankan bahwa setiap kebaikan memiliki nilai, sekecil apa pun bentuknya. Menurutnya, perubahan besar dapat dimulai melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara tulus dan terus-menerus.
“Jangan pernah merasa terlambat untuk bertaubat dan memperbaiki diri. Selama Allah masih memberikan kesempatan hidup, gunakan kesempatan itu untuk mendekat kepada-Nya. Jangan pula meremehkan kebaikan sekecil apa pun, karena bisa jadi kebaikan itulah yang menjadi jalan datangnya rahmat dan pertolongan Allah,” pesan Habib Ahmad Al Habsyi.
Kepala Lapas Kelas IIB Amuntai, Gusti Iskandarsyah, menyampaikan apresiasi kepada Habib Ahmad Al Habsyi dan Komunitas Riau Indonesia Mengaji yang telah memilih Lapas Amuntai sebagai salah satu lokasi Safari Dakwah. Ia berharap pesan yang disampaikan dapat tertanam dalam diri Warga Binaan dan menjadi motivasi untuk menjalani masa pembinaan dengan lebih baik.
“Kehadiran Habib Ahmad Al Habsyi menjadi kebahagiaan sekaligus motivasi bagi kami, khususnya Warga Binaan. Kami berharap pesan tentang taubat dan berbuat kebaikan ini tidak hanya didengar hari ini, tetapi benar-benar menjadi bekal untuk melakukan perubahan diri dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat,” ujar Gusti.
Gusti menambahkan, pembinaan keagamaan merupakan salah satu bagian penting dari pembinaan kepribadian di Lapas Amuntai. Salah satunya dilaksanakan melalui Pondok Pesantren At-Taubah, yang secara rutin menjadi wadah bagi Warga Binaan untuk belajar membaca dan memahami Al-Qur'an, mengikuti pengajian, tausiyah, serta berbagai kegiatan keagamaan lainnya.
Safari dakwah berlangsung dengan tertib dan khidmat. Warga Binaan tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan dan menyimak pesan-pesan yang disampaikan.
Melalui kegiatan ini, Lapas Amuntai berharap sinergi dengan tokoh agama, masyarakat, dan berbagai komunitas dapat terus diperkuat. Safari Dakwah Habib Ahmad Al Habsyi menjadi pengingat bahwa di balik tembok pemasyarakatan selalu tersedia ruang untuk bertaubat, memperbaiki diri, dan menumbuhkan kebaikan sebagai bekal menyongsong kehidupan yang lebih baik.
Baca Juga:
