Ketelitian Petugas Lapas Tenggarong Gagalkan Penyelundupan 9 Pocket Sabu Dalam Es Kelapa
Bangkapost — Upaya penyelundupan narkotika ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tenggarong kembali berhasil digagalkan. Berkat ketelitian dan kewaspadaan petugas dalam melaksanakan pemeriksaan, sebanyak 9 (sembilan) pocket kecil diduga narkotika jenis sabu ditemukan sebelum berhasil masuk ke dalam lingkungan Lapas.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (23/9/2026) sekitar pukul 10.17 WITA, bertepatan dengan pelaksanaan layanan kunjungan tatap muka khusus bagi tahanan di Lapas Kelas IIA Tenggarong.
Dalam proses pendaftaran dan pemeriksaan barang bawaan pengunjung, petugas piket layanan kunjungan, Seno Goaji, mencermati gerak-gerik salah seorang pengunjung berinisial “I” yang hendak membesuk tahanan berinisial “YI”. Berdasarkan keterangan awal, pengunjung tersebut mengaku sebagai tante dari tahanan yang akan dikunjunginya.
Kewaspadaan petugas semakin meningkat ketika pengunjung tersebut berupaya membangun komunikasi secara intensif dengan petugas. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan secara lebih teliti terhadap barang bawaan yang dibawa oleh pengunjung. Dari hasil pemeriksaan tersebut, petugas menemukan 9 pocket kecil yang diduga berisi narkotika jenis sabu dan disembunyikan di dalam es kelapa yang dibawa sebagai barang bawaan untuk kunjungan.
Temuan tersebut selanjutnya segera diamankan dan dilaporkan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban sekaligus PLH Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP), Tamrin, kemudian menindaklanjuti temuan tersebut melalui koordinasi dengan Satresnarkoba Polres Kutai Kartanegara untuk proses sesuai ketentuan yang berlaku.
Keberhasilan menggagalkan upaya tersebut mendapat apresiasi dari Kalapas Kelas IIA Tenggarong, I Wayan Nurasta Wibawa. Ia menyampaikan penghargaan kepada petugas yang telah menunjukkan integritas, ketelitian, dan kewaspadaan dalam menjalankan tugas.
“Saya mengapresiasi petugas yang telah melaksanakan tugas dengan penuh integritas dan kewaspadaan. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pemeriksaan yang dilakukan secara teliti sangat penting dalam mencegah masuknya barang terlarang ke dalam Lapas,” ujar Kalapas.
Kalapas juga mengingatkan seluruh masyarakat, khususnya keluarga dan kerabat warga binaan maupun tahanan, agar mematuhi seluruh ketentuan dan tata tertib yang berlaku ketika hendak melakukan kunjungan.
“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mencoba-coba membawa barang terlarang ke dalam Lapas. Jangan sampai niat untuk membesuk keluarga, teman, atau saudara justru membawa konsekuensi hukum bagi diri sendiri,” tegasnya.
Lapas Kelas IIA Tenggarong berkomitmen untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan memperketat pengawasan terhadap setiap pengunjung maupun barang bawaan yang masuk ke lingkungan Lapas. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, bersih dari narkotika, serta mendukung pelaksanaan pembinaan warga binaan secara optimal.
Baca Juga:
