Sukses Dilaksanakan, Pemeriksaan Jiwa Berkala di Lapas Narkotika Karang Intan Berjalan Kondusif -->

Sukses Dilaksanakan, Pemeriksaan Jiwa Berkala di Lapas Narkotika Karang Intan Berjalan Kondusif

20 Juli 2026, 11:49

Bangkapost – Pembinaan warga binaan tidak hanya berfokus pada aspek keterampilan dan kepribadian, tetapi juga memperhatikan kondisi kesehatan jiwa. Melalui evaluasi dan pemantauan bersama dokter spesialis kejiwaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan memberikan pendampingan serta layanan medis bagi warga binaan dengan gangguan kesehatan jiwa, Sabtu (18/07/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Klinik Pratama Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan dengan menghadirkan dr. Sinta Dyah Amrih Lestari, Sp.KJ, selaku dokter spesialis kedokteran jiwa yang melakukan evaluasi terhadap perkembangan kondisi kesehatan jiwa warga binaan. Pelaksanaan kegiatan turut didampingi oleh dokter Klinik Pratama Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, dr. Hana Rizka Ananda.

Melalui kegiatan evaluasi tersebut, tim medis melakukan pemeriksaan, pencatatan, serta pemantauan perkembangan kondisi kesehatan jiwa warga binaan, termasuk mengevaluasi respons terhadap pengobatan yang telah diberikan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan warga binaan mendapatkan penanganan yang tepat sesuai kebutuhan medis sekaligus mendukung keberlanjutan proses pemulihan.

Dokter Klinik Pratama Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, dr. Hana Rizka Ananda, menyampaikan bahwa pemantauan kesehatan jiwa menjadi bagian dari pelayanan kesehatan yang diberikan Lapas kepada seluruh warga binaan.

Pemantauan kondisi kesehatan jiwa menjadi perhatian penting dalam pelayanan kesehatan di Lapas. Melalui evaluasi secara berkala, kami dapat mengetahui perkembangan kondisi warga binaan, memastikan pengobatan berjalan dengan baik, serta menentukan tindak lanjut yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing pasien, ujar dr. Nanda.

Menurut dr. Nanda, penanganan kesehatan jiwa membutuhkan perhatian yang berkesinambungan karena setiap warga binaan memiliki kondisi dan kebutuhan yang berbeda. Oleh karena itu, koordinasi antara tenaga kesehatan, petugas pembinaan, serta lingkungan sekitar warga binaan menjadi bagian penting dalam mendukung proses perawatan.

Dalam kegiatan tersebut, dokter spesialis kedokteran jiwa, dr. Sinta Dyah Amrih Lestari, Sp.KJ, menjelaskan bahwa keberhasilan proses pemulihan pasien dengan gangguan kesehatan jiwa membutuhkan kedisiplinan dalam menjalani pengobatan serta dukungan lingkungan yang positif.

Pasien harus dievaluasi setiap hari dalam meminum obat rutinnya. Selain itu, komunikasi yang baik antarwarga binaan juga penting untuk menciptakan lingkungan yang mendukung proses pemulihan. Jangan sampai pasien putus obat, karena apabila kondisi belum pulih kemudian obat dihentikan, risiko kekambuhan dapat meningkat dan penanganannya bisa membutuhkan biaya yang lebih besar, jelas dr. Sinta.

Lebih lanjut, dr. Sinta menyampaikan bahwa kepedulian terhadap pasien gangguan kesehatan jiwa tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga medis, tetapi juga membutuhkan dukungan dari lingkungan sekitar. Perhatian dan pemahaman bersama dapat membantu pasien menjalani proses pemulihan secara lebih optimal.

Salah seorang warga binaan berinisial SD menyampaikan apresiasinya terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan. Ia mengungkapkan bahwa pemeriksaan dan pendampingan yang dilakukan membantu dirinya memahami pentingnya menjaga kondisi kesehatan serta mengikuti arahan tenaga medis.

Saya merasa terbantu dengan adanya pemeriksaan dan perhatian dari tim medis. Saya menjadi lebih memahami pentingnya mengikuti arahan dokter, rutin minum obat, dan menjaga komunikasi dengan orang-orang di sekitar agar kondisi tetap baik, ungkap SD.

Pelaksanaan evaluasi kesehatan jiwa ini menunjukkan komitmen Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan dalam menghadirkan pelayanan yang menyeluruh bagi warga binaan. Tidak hanya berfokus pada aspek keamanan dan pembinaan, Lapas juga memberikan perhatian terhadap kondisi kesehatan fisik maupun mental sebagai bagian dari proses perubahan warga binaan.

Melalui kolaborasi antara Klinik Pratama Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan dengan tenaga medis spesialis kejiwaan, Lapas terus menghadirkan layanan kesehatan yang responsif, humanis, dan berkelanjutan. Evaluasi kesehatan jiwa menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan warga binaan mendapatkan pendampingan yang tepat serta memiliki kesempatan menjalani proses pemulihan dengan lebih baik.

Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan berkomitmen untuk terus mengembangkan layanan pembinaan dan kesehatan yang berorientasi pada kemanusiaan. Dengan dukungan pelayanan yang optimal, Lapas berupaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan mendukung perubahan positif warga binaan sebelum kembali ke tengah masyarakat.

TerPopuler