Bangkapost – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Amuntai bersama SPPG melaksanakan kegiatan panen selada sebagai wujud sinergi dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus pembinaan kemandirian bagi warga binaan, Selasa sore.
Panen selada tersebut merupakan hasil budidaya yang dilakukan secara rutin oleh warga binaan di lahan pertanian Lapas Amuntai di bawah pendampingan petugas. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa program pembinaan di bidang pertanian mampu menghasilkan produk yang berkualitas serta memberikan pengalaman dan keterampilan bagi warga binaan.
Kepala Lapas Kelas IIB Amuntai, Gusti Iskandarsyah, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan SPPG diharapkan dapat terus memperkuat pengembangan program pembinaan kemandirian dan mendukung ketahanan pangan. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menghasilkan produk pertanian yang bermanfaat, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter, disiplin, dan tanggung jawab warga binaan.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja (Kasibinadikgiatja) Lapas Kelas IIB Amuntai, Abdul Hair, turut hadir mendampingi jalannya panen selada bersama petugas dan perwakilan SPPG. Ia menyampaikan bahwa program pertanian yang dijalankan merupakan salah satu bentuk pembinaan keterampilan yang terus dikembangkan di Lapas Amuntai.
"Panen selada ini merupakan hasil dari pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan. Kami berharap warga binaan tidak hanya memperoleh pengalaman bercocok tanam, tetapi juga memiliki keterampilan yang dapat menjadi bekal saat kembali ke masyarakat. Sinergi dengan SPPG juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas hasil pertanian di Lapas Amuntai," ujar Abdul Hair.
Melalui kerja sama yang berkelanjutan, Lapas Amuntai berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai program pembinaan yang produktif, sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi warga binaan sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.
