Rutan Rantau Dorong Kemandirian Warga Binaan melalui Produksi Telur Asin RuRa
Bangkapost – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Rantau terus mendorong peningkatan keterampilan warga binaan melalui pembinaan kemandirian berbasis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan pembuatan Telur Asin RuRa yang dilaksanakan di lingkungan Rutan Rantau, Senin (05/10).
Kegiatan tersebut diikuti oleh warga binaan yang ditugaskan sebagai pekerja dan dilaksanakan dengan pengawasan langsung dari pegawai Rutan Rantau. Dalam prosesnya, warga binaan mendapatkan pengalaman praktik dalam mengolah telur asin sebagai salah satu produk UMKM yang dikembangkan melalui program pembinaan kemandirian.
Pelaksanaan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Rutan Rantau mendukung 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), khususnya dalam penguatan pembinaan kemandirian warga binaan. Melalui kegiatan produktif, warga binaan diharapkan tidak hanya memperoleh keterampilan, tetapi juga memiliki bekal yang dapat dikembangkan setelah menyelesaikan masa pidana.
Kepala Rutan Kelas IIB Rantau, Renaldi Hutagalung, menyampaikan bahwa pembinaan kemandirian perlu dilakukan secara berkelanjutan agar warga binaan memiliki keterampilan yang bermanfaat. “Kami terus mendorong warga binaan untuk mengikuti kegiatan yang produktif. Melalui pembuatan Telur Asin RuRa, mereka dapat belajar keterampilan baru yang mudah dikembangkan dan memiliki nilai ekonomi,” ujarnya.
Renaldi menambahkan, pengembangan UMKM di Rutan Rantau akan terus diarahkan pada kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi warga binaan. “Harapannya, keterampilan yang diperoleh selama menjalani pembinaan dapat menjadi modal ketika mereka kembali ke masyarakat, sehingga mampu hidup mandiri dan produktif,” pungkasnya.
Baca Juga:
