Perkuat Pembinaan Kemandirian, Lapas Kotabaru Koordinasikan Program E-PASPRO dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian
Bangkapost – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru melaksanakan koordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kotabaru pada Senin (26/10/2026) dalam rangka pengembangan program pembinaan kemandirian warga binaan melalui E-PASPRO (Ekosistem Pemasyarakatan Produktif). Koordinasi ini menjadi langkah untuk memperkuat sinergi dalam mengembangkan kegiatan pertanian produktif sekaligus meningkatkan keterampilan warga binaan.
Program E-PASPRO diarahkan untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki Lapas melalui kegiatan produktif yang dapat memberikan manfaat nyata bagi warga binaan. Dalam sektor pertanian, dukungan dan pendampingan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian diharapkan dapat membantu pengembangan budidaya tanaman, penerapan teknik pertanian yang sesuai, serta peningkatan kualitas hasil produksi.
Kepala Lapas Kelas IIA Kotabaru, Imam Sapto Riadi, menyampaikan bahwa kerja sama dengan instansi terkait merupakan bagian penting dalam memperkuat pembinaan kemandirian. Menurutnya, program pembinaan perlu diarahkan agar warga binaan tidak hanya memperoleh keterampilan, tetapi juga memiliki pengalaman produktif yang dapat menjadi bekal setelah kembali ke masyarakat.
“Melalui koordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kotabaru, kami berharap pembinaan kemandirian warga binaan di bidang pertanian dapat semakin berkembang dan terarah. Kami ingin kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya menjadi sarana mengisi waktu secara positif, tetapi juga menghasilkan produk yang bermanfaat serta memberikan keterampilan yang bisa diterapkan warga binaan ketika kembali ke masyarakat,” ujar Imam Sapto Riadi.
Koordinasi ini juga menjadi kesempatan untuk menjajaki dukungan teknis sesuai kebutuhan kegiatan pertanian di Lapas, mulai dari pengembangan metode budidaya hingga peningkatan kapasitas warga binaan dalam mengelola kegiatan produktif. Dengan pendampingan yang tepat, potensi lahan dan sumber daya yang tersedia diharapkan dapat dimanfaatkan secara lebih optimal.
Melalui program E-PASPRO, Lapas Kelas IIA Kotabaru berupaya mengembangkan pembinaan kemandirian yang berorientasi pada keterampilan, produktivitas, dan nilai ekonomi. Sinergi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kotabaru diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mempersiapkan warga binaan agar lebih mandiri setelah menyelesaikan masa pidana.
Lapas Kelas IIA Kotabaru berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan guna mendukung program pembinaan yang produktif dan berkelanjutan. Dengan kolaborasi tersebut, kegiatan pertanian diharapkan dapat berkembang sekaligus memberikan manfaat bagi warga binaan dan masyarakat.
