Hakim PN Martapura Edukasi Warga Binaan Lapas Narkotika Karang Intan Tentang Hukum dan Integritas
Bangkapost – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan menerima kunjungan jajaran Pengadilan Negeri Martapura Kelas IA, Sabtu (17/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, Hakim Firdaus Sodiqin mengajar warga binaan peserta Pendidikan Kesetaraan Paket C, menyampaikan materi dan nasihat, serta memberikan motivasi agar mereka menuntaskan pendidikan dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
Melalui interaksi langsung dengan peserta didik, Firdaus mengajak warga binaan mengikuti pembelajaran dengan sungguh-sungguh, menjaga kedisiplinan, dan terus meningkatkan pengetahuan. Ia juga mengingatkan mereka agar memanfaatkan kesempatan pendidikan untuk mengembangkan potensi diri serta menjadikan pengalaman masa lalu sebagai pelajaran dalam menentukan langkah yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menyambut baik kunjungan jajaran Pengadilan Negeri Martapura Kelas IA yang turut memberikan perhatian terhadap pendidikan warga binaan. Menurutnya, keterlibatan praktisi hukum dalam pembelajaran menambah wawasan peserta didik sekaligus mendukung pelaksanaan pembinaan yang bermanfaat bagi pengembangan diri mereka.
“Kami menyambut baik perhatian dan dukungan Pengadilan Negeri Martapura terhadap pendidikan warga binaan. Kehadiran Hakim Firdaus Sodiqin yang terlibat langsung dalam pembelajaran memberikan tambahan wawasan dan motivasi bagi peserta didik. Kami berharap mereka semakin bersemangat menyelesaikan pendidikan, mengembangkan potensi diri, serta menjadikan pengalaman sebelumnya sebagai pelajaran untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah keluarga dan masyarakat,” ujar Yugo.
Dalam kesempatan tersebut, Firdaus Sodiqin turut memotivasi warga binaan agar menjadikan masa lalu sebagai bahan introspeksi, bukan penghalang untuk memperbaiki kehidupan. Ia mengajak mereka memperkuat keimanan, mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta membangun kebiasaan positif sebagai langkah untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan bertanggung jawab.
“Setiap orang memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri. Jadikan pengalaman masa lalu sebagai pelajaran agar kita tidak mengulangi kesalahan yang sama. Perkuat keimanan, dekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan isi waktu dengan kegiatan positif, termasuk belajar. Teruslah berusaha menjadi pribadi yang lebih baik, bertanggung jawab, serta mampu memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat,” tutur Firdaus.
Salah seorang warga binaan peserta Paket C berinisial RM menyambut positif pembelajaran tersebut. Ia menilai kegiatan ini memberikan tambahan pengetahuan sekaligus mengingatkannya untuk terus memperbaiki diri dan memanfaatkan masa pembinaan dengan kegiatan yang bermanfaat.
“Kegiatan ini memberikan kami tambahan pengetahuan dan motivasi untuk terus belajar. Nasihat yang disampaikan juga mengingatkan saya agar menjadikan pengalaman masa lalu sebagai pelajaran, tidak mengulangi kesalahan yang sama, dan berusaha menjadi pribadi yang lebih baik. Saya ingin menyelesaikan pendidikan dan nantinya bisa memberikan kebahagiaan bagi keluarga,” ungkap RM.
Bagi Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, keterlibatan Hakim Firdaus Sodiqin dalam pembelajaran memperkaya pengalaman pendidikan warga binaan melalui perspektif praktisi hukum. Selain meningkatkan wawasan, kegiatan ini mendorong peserta didik memahami pentingnya tanggung jawab, kedisiplinan, dan kepatuhan terhadap hukum, sekaligus menumbuhkan tekad untuk memperbaiki perilaku dan membangun masa depan yang lebih baik.
Kunjungan jajaran Pengadilan Negeri Martapura Kelas IA ini juga berkaitan dengan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2026 di lingkungan Pengadilan Negeri Martapura Kelas IA. Kegiatan tersebut mencerminkan penerapan nilai dasar ASN BerAKHLAK, terutama Kompeten melalui berbagi pengetahuan dan Kolaboratif melalui dukungan terhadap pendidikan warga binaan.
Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus mendukung penyelenggaraan pendidikan sebagai bagian dari pembinaan yang berorientasi pada peningkatan kualitas diri warga binaan. Melalui pendidikan, penguatan nilai spiritual, dan dukungan berbagai pihak, Lapas berharap warga binaan dapat menuntaskan pendidikan, memperbaiki diri, serta mempersiapkan kehidupan baru sebagai pribadi yang bertanggung jawab dan produktif setelah kembali ke tengah masyarakat.
Baca Juga:
