Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Amuntai Panen 30 Kilogram Ikan Patin Hasil Budidaya


Bangkapost – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Amuntai terus berupaya mendukung program ketahanan pangan melalui kegiatan pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui panen ikan patin sebanyak 30 kilogram dari kegiatan budidaya perikanan di lingkungan Lapas. Kegiatan ini menjadi bagian dari pemanfaatan sarana pembinaan produktif sekaligus upaya mengembangkan keterampilan warga binaan di bidang perikanan.

Panen ikan patin ini merupakan hasil dari proses pemeliharaan yang membutuhkan ketekunan, kedisiplinan, dan perhatian terhadap kondisi ikan. Melalui keterlibatan dalam kegiatan budidaya, warga binaan memperoleh pengalaman praktis mengenai pemeliharaan ikan hingga masa panen. Keterampilan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal yang bermanfaat bagi warga binaan untuk mengembangkan usaha perikanan secara mandiri setelah kembali ke masyarakat.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk penerapan pembinaan kemandirian yang berorientasi pada produktivitas dan pemanfaatan potensi yang tersedia. Hasil panen sebanyak 30 kilogram menunjukkan bahwa kegiatan budidaya perikanan dapat menjadi salah satu aktivitas positif yang memberikan manfaat nyata. Selain melatih keterampilan teknis, kegiatan ini turut menanamkan nilai tanggung jawab, kerja sama, dan semangat untuk terus belajar.

Kepala Lapas Kelas IIB Amuntai, Gusti Iskandarsyah, menyampaikan bahwa kegiatan budidaya ikan patin merupakan bagian dari upaya membekali warga binaan dengan keterampilan yang berguna. “Kami terus mendorong kegiatan pembinaan yang produktif dan memberikan manfaat bagi warga binaan. Panen 30 kilogram ikan patin ini menjadi salah satu hasil dari proses pembinaan kemandirian. Harapannya, keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal bagi mereka untuk mengembangkan potensi diri dan membuka peluang usaha setelah kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Selain kegiatan panen, suasana kebersamaan di lingkungan Lapas juga diwarnai dengan persembahan habsyi dari para santri. Lantunan shalawat yang dibawakan menambah nuansa religius sekaligus menjadi sarana untuk menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Persembahan tersebut juga mencerminkan dukungan terhadap pembinaan kepribadian melalui kegiatan keagamaan dan pengembangan bakat seni islami.

Melalui kegiatan panen ikan patin dan pembinaan keagamaan, Lapas Kelas IIB Amuntai terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang menyentuh aspek keterampilan maupun spiritualitas warga binaan. Diharapkan, kegiatan budidaya perikanan dapat terus dikembangkan untuk mendukung ketahanan pangan, sementara pembinaan keagamaan mampu memperkuat karakter dan menjadi bekal bagi warga binaan dalam mempersiapkan diri kembali berintegrasi dengan masyarakat.
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Amuntai Panen 30 Kilogram Ikan Patin Hasil Budidaya
  • Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Amuntai Panen 30 Kilogram Ikan Patin Hasil Budidaya
  • Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Amuntai Panen 30 Kilogram Ikan Patin Hasil Budidaya
  • Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Amuntai Panen 30 Kilogram Ikan Patin Hasil Budidaya
  • Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Amuntai Panen 30 Kilogram Ikan Patin Hasil Budidaya
  • Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Amuntai Panen 30 Kilogram Ikan Patin Hasil Budidaya