Dorong Pembinaan Kemandirian, Lapas Kotabaru Mulai Uji Coba Budidaya Ikan Nila dengan Penebaran 100 Bibit Perdana
Bangkapost – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru melaksanakan uji coba penyiapan kolam dan penebaran 100 bibit pertama ikan nila pada Kamis (29/10/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mengembangkan budidaya perikanan sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan yang produktif dan berkelanjutan.
Penyiapan kolam dilakukan sebagai tahap awal untuk mendukung proses budidaya ikan nila agar dapat berjalan dengan baik. Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memastikan kesiapan sarana pemeliharaan sekaligus mengenalkan tahapan dasar budidaya perikanan, mulai dari persiapan media pemeliharaan hingga penebaran bibit ikan.
Kasi Kegiatan Kerja, Ahmad Hamirun, menyampaikan bahwa uji coba ini merupakan bagian dari upaya mengembangkan variasi program pembinaan kemandirian di bidang perikanan. “Penebaran 100 bibit pertama ini menjadi langkah awal untuk melihat kesiapan kolam dan pelaksanaan budidaya. Kami berharap kegiatan ini dapat berkembang menjadi sarana pembelajaran yang bermanfaat bagi warga binaan,” ujarnya.
Setelah kolam disiapkan, sebanyak 100 bibit ikan nila ditebar sebagai tahap awal pelaksanaan uji coba budidaya. Tahapan ini menjadi bagian penting untuk memulai pemeliharaan sekaligus mengamati perkembangan ikan, kondisi kolam, serta kebutuhan perawatan yang harus diperhatikan selama proses budidaya berlangsung.
Staf pembina kegiatan kerja, Rangga Yudhanto, menjelaskan bahwa keberhasilan budidaya ikan membutuhkan perhatian dan pemantauan secara rutin. “Warga binaan perlu memahami bahwa pemeliharaan ikan tidak hanya sebatas menebar bibit, tetapi juga mencakup pemberian pakan, pemantauan kondisi air, dan perawatan secara berkala agar ikan dapat tumbuh dengan baik,” jelasnya.
Melalui uji coba ini, Lapas Kelas IIA Kotabaru berupaya memberikan pengalaman praktis kepada warga binaan dalam mengenal pengelolaan budidaya ikan nila. Jika dikembangkan secara optimal, kegiatan tersebut berpotensi menjadi sarana untuk melatih kedisiplinan, ketelitian, tanggung jawab, serta pemahaman mengenai peluang usaha di sektor perikanan.
Lapas Kelas IIA Kotabaru berkomitmen untuk terus mengembangkan pembinaan kemandirian melalui kegiatan produktif yang memiliki nilai keterampilan dan potensi ekonomi. Penebaran 100 bibit pertama ikan nila ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi pengembangan budidaya perikanan sekaligus membekali warga binaan dengan pengalaman yang bermanfaat sebagai persiapan untuk kembali dan berdaya di tengah masyarakat.
Baca Juga:
