Deteksi Dini Penyakit, Lapas Kotabaru Gelar Skrining TB, HIV, dan Hepatitis bagi Warga Binaan
Bangkapost – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru melaksanakan kegiatan skrining Tuberkulosis (TB), Human Immunodeficiency Virus (HIV), dan hepatitis bagi warga binaan pada Kamis (22/10/2026), bekerja sama dengan Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Dirgahayu. Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk mendukung deteksi dini penyakit serta menjaga kesehatan warga binaan selama menjalani masa pembinaan.
Pelaksanaan skrining ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala di lingkungan pemasyarakatan. Dukungan tenaga kesehatan dari Puskesmas Dirgahayu diharapkan dapat membantu pelaksanaan pemeriksaan serta memberikan edukasi mengenai pencegahan dan penanganan penyakit menular.
Kasi Bimbingan Narapidana/Anak Didik, Akhmad Sardaniansyah, menyampaikan bahwa kesehatan merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung keberhasilan program pembinaan. Menurutnya, kerja sama dengan fasilitas pelayanan kesehatan menjadi langkah penting untuk menjaga kondisi kesehatan warga binaan sekaligus menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih sehat.
“Melalui kegiatan skrining ini, kami berharap kondisi kesehatan warga binaan dapat terpantau dengan baik. Sinergi dengan Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Dirgahayu juga menjadi dukungan penting dalam meningkatkan kesadaran menjaga kesehatan serta mendorong penanganan yang tepat apabila ditemukan indikasi penyakit,” ujar Akhmad Sardaniansyah.
Salah satu warga binaan berinisial H menyambut baik pelaksanaan skrining tersebut. Ia menilai pemeriksaan kesehatan memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk lebih memperhatikan kondisi tubuh dan memahami pentingnya melakukan pemeriksaan guna mengetahui status kesehatan.
“Saya merasa kegiatan ini bermanfaat karena kami mendapatkan kesempatan untuk memeriksa kesehatan. Semoga melalui pemeriksaan seperti ini, kami semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup bersih selama berada di lapas,” ungkap H.
Skrining TB, HIV, dan hepatitis dilaksanakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit menular melalui pemeriksaan dan tindak lanjut kesehatan yang sesuai. Selain pemeriksaan, edukasi mengenai pencegahan, pentingnya menjaga kebersihan, kerahasiaan hasil pemeriksaan, serta akses terhadap pelayanan kesehatan juga menjadi aspek penting dalam mendukung kesehatan warga binaan.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Kotabaru bersama Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Dirgahayu berupaya mendukung pemenuhan hak kesehatan warga binaan. Diharapkan sinergi tersebut dapat memperkuat deteksi dini, meningkatkan kesadaran hidup sehat, dan mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang sehat serta kondusif.
